Bandar Lampung

Yuhadi Soroti Kebocoran PAD Hingga Rp1,5 Juta Per Hari Lantaran Flyover

Ketua Komisi III DPRD Bandar Lampung, Yuhadi, earing dengan jajaran Dishub Bandar Lampung di ruang rapat komisi III/Suluh/PON

BANDAR LAMPUNG – Ketua Komisi III DPRD Bandar Lampung, Yuhadi, berharap dinas instansi terkait mengambil langkah-langkah strategis terkait kebocoran retribusi Terminal Rajabasa.

Dalam lima bulan terakhir, setidaknya potensi pemasukan asli daerah dari sana tercecer hingga Rp1,5 juta per harinya.

Hal itu terjadi mengingat penutupan median Jalan Abdul Haq, Kecamatan Rajabasa, sehingga angkutan kota dan barang kesulitan mengakses terminal.

“Meskipun dalam beberapa hari terakhir median itu telah dibuka, tetapi para sopir tetap kesulitan memasuki kawasan terminal mengingat jalurnya terlampau panjang dan berliku,” jelas Yuhadi, saat hearing dengan jajaran Dishub Bandar Lampung di ruang rapat komisi III, Kamis (26/12).

Baca Juga:  Tim Gugus Tugas Covid-19 Periksa Seluruh Penumpang di Perbatasan Kota Balam

Kendati demikian, Yuhadi mengapresiasi upaya Dinas Perhubungan Bandar Lampung dalam kontribusinya terhadap PAD hingga 88%.

“Namun, angka itu akan bertambah bila ada upaya lain dalam menutup kebocoran yang terjadi saat ini di Terminal Rajasa,” tukas Yuhadi.

Misalnya dengan membuat kesepakatan bersama bahwa untuk sementara waktu kutipan bisa dilakukan di luar terminal mengingat belum rampung flyover tersebut.(PON)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top