Iklan
Panggung

Yozi Rizal Luncurkan “Catatan Harian”

Politisi asal Way Kanan, Yozi Rizal/Istimewa

BANDAR LAMPUNG – Politisi asal Way Kanan, Yozi Rizal, akan meluncurkan buku Catatan Harian Yozi Rizal–Politisi Lampung.

Buku ini disusun sastrawan berjuluk Paus Sastra Lampung, Isbedy Stiawan ZS, dan diterbitkan oleh Siger Publisher.

Untuk diketahui, Yozi Rizal adalah mantan anggota DPRD Provinsi Lampung dari Partai Hanura (2014-2019). Ia diPAW karena “hijrah” ke partai besutan SBY, Partai Demokrat. Ia siap maju pada Pileg 27 April 2019 dari Dapil Way Kanan dan Lampung Utara.

Yozi kelahiran Bllambangan Umpu, 15 Oktober 1969, dikenal selama ini sebagai politisi kritis, tegas, komitmen memperjuangkan rakyat. Ia dalam dunia media sosial, khususnya FB, selalu menulis pernyataan ataupun menanggapi fenomena di negeri ini. Baik itu masalah pemerintahan, sosial, politik, hingga hal-hal yang ringan: sepakbola.

Hampir tiap hari ia membuat statemen di laman FB-nya. Dan, memariknya walaupun ia mengkritisi pemerintah, ditulisnya dengan ringan, dan dengan bahasa lugas sehingga mudah dimengerti.

Baca Juga:  G-Shock Warrior Indonesia Rayakan Ulang Tahun Di Lampung

Menurut Isbedy yang juga memberi pengantar buku ini, Yozi Rizal adalah politisi yang tak gagap teknologi. Dan, sedikit dari politisi kita yang masih punya waktu untuk menulis di media sosial tentang beragam masalah.

“Celoteh-celoteh Yozi itu, saya kumpulkan dari laman FB-nya sejak 2014-2015. Saya katakan celoteh, ya karena lebih patut disebut begitu. Namun celoteh dia ini tetap bernalar, dan memberi garis tegas merawat kewarasan,” kata Isbedy Stiawan ZS, Rabu (30/1).

Diakui Isbedy, mengumpulkan dan menghimpun celoteh Yozi karena ketertarikannya dan keasyikan yang berbeda saat membaca, memilah, lalu merapikan.

“Bung Yozi Rizal saja tak percaya kalau itu tulisan dia. Yozi bilang pada saya tak terpikir lagi setelah menulis. Setelah saya tunjukkam tulisannya dengan merujuk tanggal penulisan, baru ia tersenyum,” jelas Isbedy.

Baca Juga:  Anak Muda Lampung Luncurkan Program Berbagi 1.000 Baju Lebaran

Memurut penyair Lampung ini, semula ia tidak berpikir apakah Yozi memberi izin tulisan-tulisannya itu dibukukan atau tidak. Isbedy hanya memberi tahu kalau catatan hariam Yozi sepatutnya dibukukan agar karya jadi abadi.

“Akhirnya disetujuinya, dan saya semangat merampungkan. Saya buatkan pengantar, saya hubungi beberapa kawan agar menulis testimoni/endorsemen singkat tentang pemikiran Yozi Rizal,” katanya.

Dalam pengantar buku ini, Isbedy mengatakan, Yozi bukan sekadar menulis fakta seperti pewarta (jurnalis). Ia hampir setara sastrawan, yaitu menulis sesuatu dari (di) balik fakta itu.

“Jadi masih ada metafora, tak menohok,” ujar Isbedy menunjuk contoh tulisan Yozi, ‘Itu Betina Bicara Moral” dan ‘Tangan Tjahjo di Meikarta’ misalnya.

Buku setebal 136 halaman ini, dimeriahkan juga dengan foto aktivitas caleg nomor urut 2 Partai Demokrat dapil Way Kanan dan Lampung Utara ini, baik dengan masyarakat, politsi PD, juga bersama keluarga.

Baca Juga:  Saat Pj Sekprov dan Alumni UNPAD Bersemangat Dukung DKI Lampung

Catatan Harian Yozi Rizal – Politisi Lampung ini, masih kata Isbedy, mendapat komentar positif fesbookers di lamam FB Ikhsan Aura dan Isbedy.

“Untuk 10 komentar yang layak akan mendapatkan 1 buku gratis, dan komentarnya dimasukkan dalam buku,” kata Isbedy.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top