Daerah

Wujudkan Wilayah Bebas Korupsi, RSUD Bob Bazar Bangun Zona Integritas

Sosialisasi Pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM)/AS/Suluh

KALIANDA – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Bob Bazar, Lampung Selatan (Lamsel), menggelar sosialisasi sekaligus deklarasi Pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Acara yang berlangsung di Aula RSUD setempat, dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Lamsel, Fredy SM, sejumlah Kepala OPD Pemkab Lamsel, Direktur beserta jajaran pejabat utama dilingkup RSUD Bob Bazar.

Direktur RSUD Bob Bazar, Diah Anjarini, menyampaikan, pelaksanaa kegiatan itu merupakan wujud dari keinginan seluruh jajarannya untuk bersama-sama menuju instansi pemerintah yang bersih dan bebas korupsi.

Baca Juga:  Dugaan Kekerasan Oleh Oknum Pol-PP Lamsel, FRM Lapor Polisi

“Pencanangan zona integritas ini harus ditindaklanjuti dengan menjadikan rumah sakit benar-benar menjadi kantor yang bebas dari korupsi,” kata Diah, Kamis (4/10).

Wanita berkacamata ini juga berharap, nantinya instansi yang dipimpinnya itu dapat menyadang predikat WBK. Untuk mewujudkan hal itu, menurutnya tidak terlepas dari dukungan dari semua pihak.

“Alhamdulillah, RSUD ini telah meraih akreditasi paripurna. Dari beberapa syarat menuju WBK, beberapa poin diantaranya sudah ada disana. Sehingga kami memberanikan untuk mengajukan zona integritas menuju WBK ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut Diah menjelaskan, dengan deklarasi dan penandatanganan komitmen pakta integritas itu, dirinya bertekad menjadikan rumah sakit berplat merah itu menjadi lebih baik dalam hal memberikan pelayanan kepada satuan kerja di wiliayah kerjanya.

Baca Juga:  Kalianda Bakal Punya Taman Rekreasi Baru

“Artinya kami siap berkomitmen untuk memperkuat reformasi birokrasi dan melaksanakan pencegahan dan pemberantasan korupsi. Dengan kegiatan ini kami juga berharap dapat mendorong tercapainya program reformasi birokrasi,” imbuhnya.

Sementara, Sekretaris Daerah Kabupaten Lamsel, Fredy berharap, melalui kegiatan itu akan terbangun dan terimplementasi suatu sistem integritas yang mampu menumbuh kembangkan budaya kerja birokrasi melayani dan anti korupsi.

“Jadi, saya minta ini (deklarasi, red) benar-benar harus ditaati dan dilakukan, jangan hanya cuma sekedar omongan saja. Karena kadang kita ini banyak bicara tetapi tidak pernah dilakukan,” tukas Fredy.

Dia menambahkan, melalui kegiatan itu juga diharapkan, seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat pada umumnya, dapat turut berperan dan mengawal reformasi birokrasi  dalam pencegahan korupsi dan pelayanan publik.

Baca Juga:  Gubernur Ridho Minta Perencanaan Pembangunan Perhatikan Aspek Pengurangan Risiko Bencana

“Tentunya, sosialisasi ini merupakan bagian dari kesungguhan kita semua dalam mencegah terjadinya korupsi disertai dengan upaya mewujudkan wilayah bebas korupsi,” pungkasnya.(AS/AZ)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top