Wisata

Wow, Dalam 3 Hari 20 Ribu Durian Terjual di Festival Durian Purworejo

Festival Durian Purworejo/MAS

PURWOREJO- Selama 3 hari, Jumat-Minggu (14-16/2), Festival Durian tahun 2020 yang digelar Kabupaten Purworejo berhasil menggaet ribuan pengunjung di sepanjang Jalan RAA Tjokronegoro depan Pendopo Kabupaten Purworejo.

Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kabupaten Purworejo mencatat, sekitar 20.000 buah durian milik pedagang terjual dalam bazar yang menjadi rangkaian festival.

Hal itu disampaikan Kepala DPPKP Purworejo, Wasit Diono, saat menutup Festival Durian, Minggu (16/2) siang.

“Secara formal acara kita tutup pukul 12.00 WIB, tapi karena pertimbangan masih banyak pengunjung, bazar kita buka sampai pukul 16.00 WIB,” katanya.

Disebutkan, pengunjung festival tidak hanya dari lokal Purworejo. Tercatat banyak warga luar daerah mendatangangi lokasi festival.

Baca Juga:  Seniman Nasional hingga Internasional Melukis Bersama di Goa Seplawan dan Hutan Pinus Kalilo

“Banyak dari luar kota. Predeksi duren terjual 20 ribuan,” sebutnya.

Wasit mengapresiasi antusiasi pedagang dan masyarakat dalam festival kali ini. Karena itu, pihaknya sangat mendukung Bupati Purworejo yang menginginkan agar kegiatan serupa digelar kembali dengan persiapan yang lebih matang.

“Animo masyarakat untuk melihat dari dekat dan membeli durian Purworejo amat tinggi. Sejak dibuka pertama hingga penutupan ini sungguh ramai,” jelasnya.

Menurutnya, gelaran yang membuka rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Purworejo ke-189 itu memang sengaja dilakukan di awal Februari mengingat musim durian sudah mendekati usai. Dirinya pun bersyukur walaupun waktunya mepet, keberadaan durian tetap ada dan penjual mampu mendatangkan durian.

“Penjual durian yang berpartisipasi juga baik. Dari rencana awal sebanyak 27 membengkak menjadi 32 penjual. Ini masih ditambah dari 9 stan dari kecamatan penghasil durian di Purworejo,” ungkapnya.

Baca Juga:  Tour of Sport DPRD Purworejo

Lebih lanjut dikatakan bahwa grebeg dan festival durian mampu menunjukkan Purworejo adalah lumbung durian di Jawa Tengah. Wasit mengaku akan mengintensifkan program durenisasi untuk memperbuat brand yang dimiliki Purworejo.

“Even besar yang dihelat di tempat terbuka baru kali ini. Selama ini kita menggelar kontes durian namun di dalam lingkungan kantor saja. Sehingga promosi ke luar kurang mengena. Dan ditampilkan di jalan kompleks Alun-alun ini ternyata sambutannya luar biasa,” tandasnya.(Mahestya Andi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top