Daerah

Wedang Rempah jadi Alternatif Tangkal Corona

Seno Aji, Penjual Jamu tradisional di Pasar Baledono, Purworejo, Jawa Tengah/MAS

PURWOREJO – Saat ini Indonesia sedang dihebohkan dengan adanya Corona Virus atau Covid-19. Diketahui bahwa virus tersebut menyerang daya tahan tubuh, dengan gejala batuk, pusinh, demam, seksak napas hingga mengakibatkan kematian.

Harus kalian ketahui bahwa kekayaan alam Indonesia menyediakan berbagai jenis rempah-rempah, pada jaman dahulu rempah-rempah menjadi sesuatu yang mahal karena khasiatnya sehingga penjajah tertarik datang ke Indonesia.

Khasiat rempah-rempah sendiri sangatlah banyak, dari berbagai jenis rempah-rempah yang ada seperti jahe, kunir, temulawak, cengkeh, kapulaga dan lain-lainnya.

Dilansir dari beberapa media, dikatakan bahwa rempah-rempah alam Indonesia sangatlah memiliki manfaat dalam mempertahankan daya tahan tubuh, seperti jahe dapat meningkatkan stamina dan menghangatkan tubuh, kencur yang dipercaya dapat menyembuhkan batuk.

Baca Juga:  HUT ke-73, SMPN 2 Purworejo Konsisten Tingkatkan Pelajar Unggul

Oleh sebab itu dari pantauan wartawan Suluh.co di Pasar Baledono, Purworejo khususnya penjual jamu rempah-rempah mengalami peningkatan penjualan sejak Presiden Jokowi menyatakan ada positif Corona di Indonesia.

Seno Aji, Penjual Jamu tradisional asal Baledono mengungkapkan bahwa sejak nyatakan ada Corona di Indonesia, masyarakat mulai antusias membeli rempah-rempah.

“Khususnya jahe, kayu manis dan temulawak, sangat menjadi dominan dibeli masyarakat,” ucapnya.

Dijelaskan jika harga jahe empret yang tadinya 1 kilo 40rb sekarang 55rb, Temulawak 1 kilo 3rb jadi 6rb, Kencur 1 kilo 40rb jadi 55rb, Kunir 1 8rb, Kayu manis 75rb.

Harga bisa setabil jika persediaan tercukupi, tegasnya.(Mahestya Andi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top