Iklan
Daerah

Waspada Hujan Disertai Angin di Bagian Selatan Lampung

Cuaca buruk/Ist

BANDAR LAMPUNG – Warga yang tinggal di wilayah Lampung bagian selatan, diimbau untuk waspada terhadap musim pancaroba. Hal tersebut disampaikan Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Lampung, Rudi Hariono, Senin (9/4).

“Wilayah Lampung bagian selatan itu meliputi Kabupaten Lampung Selatan,  Kota Bandar Lampung,  Pesawaran,  Pringsewu, Kota Metro, dan sebagian Lampung Timur,” jelas Rudi.

Rudi mengatakan, karakteristik musim pancaroba yakni hujan lebat disertai angin kencang dan petir.

“Namun hujan tersebut tidak berlangsung lama dan waktunya juga tidak menentu,” kata dia.

Selain hujan, pada musim pancaroba, siang hari terjadi panas yang sangat menyengat. Untuk Lampung bagian selatan, musim pancaroba akan berakhir di bulan April.

Baca Juga:  Jambore Nasional, Cermin Persaudaraan Bikers Honda

“Mei sudah masuk pada musim kemarau, namun untuk di luar wilayah bagian selatan, awal Juni baru masuk musim kemarau,” ungkapnya.

Curah hujan yang terjadi tidak ada perbedaan dengan tahun sebelumnya.

“Secara umum tidak ada perubahan dengan yang sebelumnya,” jelasnya.

“Seperti curah hujan yang sangat tinggi masyarakat waspada terhadap jalan licin saat hujan deras,  langsung berteduh,  namun tidak boleh berteduh di bawah pohon yang sangat rindang atau besar,  karena kemungkinan pohon tersebut bisa tumbang atau runtuh,” lanjutnya.

Selain itu, kondisi tanah yang mulai jenuh terhadap air, dapat menyebabkan banjir.

“Saat ini kondisi tanah sudah jenuh karena kondisi hujan yang tinggi dimana lokasi yang sudah banjir, dimungkinkan akan terjadi banjir kembali dan waspada terhadap longsor,” pungkasnya.(RM)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top