Politik

Warga yang Dukung Calon Perseorangan Harus Terdata di DPT atau DP4

Dua bakal calon perseorangan yang akan maju di Pilkada 2020, Firmansyah dan Ike Edwin/Suluh/JOS

BANDAR LAMPUNG – Dua bakal calon perseorangan yang akan maju di Pilkada 2020 menyerahkan berkas dukungan ke KPU Bandar Lampung, Minggu (23/2).

Bakal calon perseorangan Firmansyah Alfian – Bustomi Rosadi menjadi pasangan pertama yang menyerahkan 55.555 jumlah dukungan yang tersebar di 20 kecamatan se-Bandar Lampung.

Kemudian disusul bakal calon perseorangan Ike Edwin – Zam Zanariah sebanyak 51.274 jumlah dukungan dan tersebar di 20 kecamatan.

Ketua KPU Bandar Lampung Dedy Triadi mengatakan penyerahan syarat dukungan minimal calon perseorangan di Bandar Lampung adalah 47.864 dengan sebaran di 11 kecamatan.

Berkas dukungan yang telah diserahkan akan disesuaikan dengan data pada SILON (Sistem Informasi Pencalonan).

Baca Juga:  Berbekal Rekaman CCTV, Polresta Bandar Lampung Buru Pelaku Pencurian Mobil

“Dokumen sudah diserahkan, tim verifikasi kita sudah bekerja, nanti kami akan melihat apakah lengkap semua,” kata Dedy.

Kelengkapan berkas ditandai dengan surat dukungan yang ditandatangani dan dilampirkan e-KTP pada Form B1.

Kemudian rekapitulasi di setiap kelurahan harus sesuai dengan jumlah by name,  dan terakhir sebaran dukungan.

“Ini butuh proses karena jumlah dukungan itu harus kita lihat satu persatu,” ujarnya.

Penyerahan berkas dukungan bakal calon perseorangan akan berakhir malam ini pada pukul 00.00 WIB.

KPU Bandar Lampung akan melakukan penelitian berkas mulai 24-27 Februari, dan verifikasi berkas dari 27 Februari-25 Maret.

“Nanti kita lihat soal kegandaan karena untuk calon perseorangan ini ada 2 pasang. Kemudian verifikasi faktual itu 26 Maret-15 April,” katanya.

Baca Juga:  Mirzani Djausal Pantau Penyaluran Air Bersih

Sementara itu Ketua Bawaslu Bandar Lampung Candrawansah kembali mengingatkan jajaran KPU agar dapat mengidentifikasi dukungan palsu pada bakal calon perseorangan.

Sesuai Pasal 185 dan 185A UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, pihak yang terlibat dalam memberikan dukungan palsu akan dikenakan sanksi pidana, baik masyarakat, tim paslon, maupun penyelenggara pemilu.

Candrawansah juga mengingatkan KPU bahwa warga yang memberikan dukungan kepada bakal calon perseorangan harus terdata di DPT (Daftar Pemilih Tetap) atau di DP4 (Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan).

“KPU memiliki basis data DPT dan DP4 sebagai dasar mereka melihat apakah memang itu ada di data pemerintah. KPU harus lebih ligat dan bisa berkoordinasi dengan Disdukcapil untuk memastikan bahwa e-KTP sebagai bukti dukungan terdata di Disdukcapil,” ujar Candrawansah.

Baca Juga:  Bachtiar Basri Buka Musda VII Pemuda Panca Marga

Ketua KPU Provinisi Lampung Erwan Bustami menyampaikan data DP4 di 8 Kabupaten/Kota yang mengikuti pilkada serentak berjumlah 4.460.475.

Kota Bandar Lampung memiliki DP4 sebanyak 865.019.

Sementara berdasarkan rekapitulasi penyempurnaan DPTHP-2 KPU Bandar Lampung Tahun 2019, jumlah pemilih sebanyak 638.174.(JOS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top