Bandar Lampung

Warga & Walhi Dorong DPRD Stop Keruk Pasir Gunung Anak Krakatau

Foto bersama warga Pulau Sebesi, Walhi, dan DPRD Provinsi Lampung,usai rapat dengar pendapat terkait tambang pasir GAK/BM/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Warga Pulau Sebesi, Lampung Selatan, didampingi Walhi (Wahana Lingkungan Hidup) Provinsi Lampung, menggelar rapat dengar pendapat bersama DPRD provinsi, Selasa (10/9).

Kehadiran warga Pulau Sebesi, untuk menyampaikan penolakan atas beroperasinya perusahaan tambang pasir laut oleh PT Lautan Indonesia Persada.

Warga menyampaikan upaya penambangan pasir laut Gunung Anak Krakatau telah berlangsung sejak 2009 dan 2014 lalu, dengan dalih mitigasi bencana dan mendapatkan penolakan dari masyarakat setempat.

Walhi Lampung yang turut mendampingi warga Pulau Sebesi, ketika rapat dengar pendapat, meminta ketegasan aparat penegakan hukum untuk menindak perusahaan penambang pasir laut yang menyalahi aturan dan merusak lingkungan.

Baca Juga:  Verifikasi Data P3D Ditargetkan Selesai Awal Maret 2018

Ketua sementara DPRD Lampung, Mingrum Gumay, yang menerima aspirasi warga Pulau Sebesi berjanji segera membentuk kelompok kerja atau pokja untuk mengevaluasi izin PT Lautan Indonesia Persada serta meninjau lokasi pertambangan.

“Nanti pokja yang langsung mengurusnya, instansi mana yang terkait perihal tambang laut di Gunung Anak Krakatau,” jelas Mingrum.

Sebelumnya, warga Pulau Sebesi, menangkap basah kapal tongkang pengangkut pasir laut milik PT Lautan Indonesia Persada di sekitar perairan Gunung Anak Krakatau atau GAK.

“GAK dengan status cagar alam laut memiliki pasir laut terbaik di dunia. Namun pasir GAK tidak dapat ditambang karena bertujuan untuk penelitian dan ilmu pengetahuan,” jelas Kepala Seksi Perencanaan Perlindungan dan Pengawetan Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Wawan Gunawan.(JO)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top