Bandar Lampung

Warga Pasar Griya Kembali Gelar Aksi di Pemkot Bandar Lampung

Warga Pasar Griya Sukarame, kembali menggelar aksi di depan Kantor Pemkot Bandar Lampung/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Untuk kesekian kalinya, warga korban penggusuran lahan Pasar Griya, menggelar aksi di depan Kantor Pemerintahan Kota (Pemkot) Bandar Lampung, Selasa (14/8).

Menurut Ketua Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Lampung, Kristina Tia Ayu, usai penggusuran warga eks Pasar Griya Sukarame masih menetap di Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandar Lampung, dengan total 28 kepala keluarga.

“Sampai hari ini, pemkot selaku aktor utama yang melakukan penggusuran masih enggan untuk ditemui apalagi menyelesaikan pesoalan warga pasca penggusuran. Sampai detik ini nasib warga sudah tidak menentu, karena rumah mereka digusur sehingga akses untuk mencari kebutuhan hidup sehari-hari sudah tidak ada lagi, dan akses pendidikan anak-anak mereka terganggu,” tutur Kristin.

Baca Juga:  Segmen II JTTS Sudah Capai 80 Persen

Untuk itu, Komite Tolak Penggusuran (KTP) melakukan unjuk rasa dan memaksa pemkot bertanggung jawab atas penggusuran yang dinilai sewenang-wenang yang membuat masyrakat kian melarat.

Sementara itu, salah seorang warga eks Pasar Griya, Muaad, meminta agar pemkot mau menemui warga untuk berdiskusi dan mencari solusi.

“Kemudian kami juga menuntut agar pemerintah memberikan kami tempat tinggal sementara yang layak, pekerjaan yang layak dan pendidikan yang layak bagi anak-anak kami,” tandasnya.(AJ)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top