Modus

Warga OKU Disidang Lantaran Bawa 4 Ton Daging Celeng

Hermanto, seorang warga Ogan Komering Ulu (OKU), didakwa telah melanggar Undang Undang tentang perlindungan konsumen, lantaran  4 ton daging celeng/TN/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Hermanto, seorang warga Ogan Komering Ulu (OKU), didakwa telah melanggar Undang Undang tentang perlindungan konsumen, lantaran  4 ton daging celeng yang akan dibawanya ke daerah Jawa  tanpa prosedur pengangkutan yang benar.

Dirinya pun diancam dengan pidana penjara selama 5 tahun oleh jaksa di Pengadilan Negeri Tanjung Karang, Bandar Lampung, Rabu (21/8).

Pria 33 tahun ini, didakwa oleh jaksa melanggar pasal pasal 62 ayat 1, junto pasal 8 ayat 1  huruf A dan ayat  2, Undang Undang RI Nomor 8 Tahun 1999, tentang perlindungan konsumen.

Baca Juga:  Akhirnya Pelaku Curas Siswi SMAN I Terciduk Aparat

Serta dikenakan pasal 31 ayat 1, junto pasal 6 huruf A dan huruf C, Undang Undang RI Nomor 16 Tahun 1992, tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan, junto pasal 55 ayat 1  ke 1 KUHP.

Pada awalnya daging celeng sebanyak 4 ton tersebut, akan Hermanto bawa menuju Kota Solo, Jawa Tengah.

“Saya bawa atas perintah Iwan, warga Solo,” kata Hermanto, di persidangan.

Daging tersebut, ia bawa dengan cara menutupinya menggunakan plastic, semangka dan jerami, yang ia angkut dengan kendaraan truk cold diesel, bersama rekannya bernama Dasun.

Hermanto sendiri bersedia melakukan tugas kurir ini, lantaran ia tergiur dengan upah yang dijanjikan oleh Iwan, yang mengiminginya dengan sejumlah uang Rp7 juta.

Baca Juga:  Gegara Bawa 3 Ton Daging Celeng, Teguh di Bui 5 Tahun Kurungan

Sementara sidang lanjutan dari perkara ini, akan digelar kembali pada Rabu pekan depan, dengan agenda sidang yaitu mendengarkan keterangan saksi.(TN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top