Daerah

Warga Kecamatan Menggala Siaga Banjir

Banjir di lingkungan Bugis dan Palembang, Kelurahan Menggala Kota (Mengkot), Kecamatan Menggala, beberapa waktu lalu/HMT

MENGGALA – Sejak petang hingga malam ini sejumlah penduduk yang berada di lingkungan Bugis dan Palembang, Kelurahan Menggala Kota (Mengkot), Kecamatan Menggala, gusar sekaligus siaga banjir.

Pasalnya, sejak Kamis (20/2) sore, air perlahan mulai naik dan menggenangi pemukiman halaman rumah warga hingga mata kaki.

Aji, warga Buluran, Lingkungan Palembang memprediksi, air akan terus merangkak naik kendati pada malam tidak diguyur hujan.

“Saya yakin malam ini air akan terus naik, karena informasi dari kerabat yang berada di Lampung Utara, setiap hari turun hujan, walaupun hujan sore tadi di Menggala diguyur hujan intensitas sedang tidak akan berpengaruh, karena banjir ini kiriman dari Lampura dan sekitarnya,” paparnya.

Baca Juga:  Desa Kedungpoh Terima Bantuan JPS Provinsi Terbanyak se-Kecamatan Loano

Sementara, Ketua RT 01 RW 01 Lingkungan Bugis, Abdullah menghimbau agar warganya tetap waspada jika sewaktu-waktu air bertambah naik.

Naiknya air secara perlahan dibuktikan pada malam ini, sekira pukul 20.30 WIB air telah masuk ke halaman rumah warga, khususnya di Gang Mandala.

“Jadi masyarakat wajib siaga, mengingat naiknya air tidak bisa kita prediksi artinya kita harus siap,” ingatnya.

Diketahui, banjir khususnya di lingkungan Palembang dan Bugis Mengkot merupakan banjir tahunan, dan kerap terjadi pada saat peralihan musim dari kemarau hingga musim hujan.

Meski hujan atau tidak, Kabupaten Tulangbawang tetap akan terkena banjir, sebab air diduga kuat kiriman dari hulu sungai yang terdapat beberapa kabupaten.

Baca Juga:  Luncurkan Program PKH, Bupati Parosil Juga Resmikan SDN 1 Muara Jaya

Diantaranya, Tulangbawang Barat terdapat saluran Way Kiri, Lampung Utara Way Rarem dan Way Kanan.

Jika ketiga kabupaten ini kerap diguyur hujan maka sudah pasti air dari hulu akan terbuang masuk mengalir ke wilayah Tulangbawang.

Bika debit air tidak lagi tertampung oleh sungai Tulangbawang maka air akan mengenangi pemukiman penduduk yang berada didataran rendah.

Pantauan sementara, Sungai Tulangbawang mulai meluap, air bercampur lumpur dan sampah mulai deras mengalir. Bahkan mulai memenuhi rawa Cakat Raya, Bujung Tenuk, Rawa Bawang Latak dan Rawa Bawang Pemokow.

Namun walaupun banjir terjadi setiap tahun terhitung dari jaman ke jaman sejak puluhan tahun silam di enam wilayah Kecamatan se-Tulangbawang, pemerintah seperti tidak menemukan formula atau solusi mengatasi banjir musiman ini.(MUR)

Baca Juga:  Aktivitas Pasar Diminta Patuhi Protokol Kesehatan
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top