Bandar Lampung

Warga Kampung Griya Gelar Aksi Tuntut Pemkot Bandar Lampung

Warga yang bertahan dari penggusuran Pemkot Bandar Lampung, mendirikan posko kemanusiaan Kampung Pasar Griya/WA

BANDAR LAMPUNG – Ratusan warga dan elemen masyarakat yang tergabung dalam Komite Tolak Penggusuran Warga Kampung Pasar Griya, Sukarame, Kota Bandar Lampung, akan menggelar aksi di depan kantor Pemerintah Kota (Pemkot) dan DPRD setempat pada Selasa (8/5) esok, pukul 09.00 WIB.

“Langkah ini karena belum ada solusi dan balasan dari pemkot maupun DPRD Kota Bandar Lampung dari surat peringatan dari penggusuran itu. Sebab, warga sudah pernah melayangkan surat audiensi ke Pemkot Bandar Lampung sekitar dua minggu lalu, tetapi belum ada tanggapannya,” kata Ketua LMND Lampung Reynaldo Sitanggang, tadi sore.

Baca Juga:  Kemenpora Gali Bakat Pemuda Lampung Lewat Festival Kreatifitas

“Kita juga tadi telah mengundang diskusi publik, baik untuk Pemkot dan DPRD, tetapi belum ada tanggapannya juga. Makanya besok kita akan  melakukan aksi didepan pemkot dan DPRD untuk mempertanyakan soal ini,” ujarnya.

Jika langkah ini tidak juga menerima atau tidak menanggapi aksi ini, maka Pemkot dan DPRD Kota Bandar Lampung anti demokrasi dan anti rakyat.

“Mereka juga  secara tidak langsung melepas tanggung jawab terkait peran negara untuk menjamin hak hidup bagi masyarakat,” ungkapnya.

Dalam Forum Group Discussion (FGD) pada Senin (7/5) tadi, warga kampung Pasar Griya, Sukarame, Bandar Lampung, menyepakati akan bertahan di lahan tersebut karena belum adanya solusi kelanjutan dari penggusuran sampai ada solusi konkret tentang hak hidupnya.

Baca Juga:  Garuda dan Mandiri Bakal Beri Konsumen Promo Murah di GATF Phase II 2018

Karena, Pemkot Bandar Lampung tidak bisa bertindak sewenang-wenang dalam melakukan penggusuran tanpa memikirkan hak hidup warga.

”Kalau pemkot terlalu memaksakannya, maka akan menambah jumlah gelandangan di Kota Tapis Berseri, karena mayoritas warganya bekerja sebagai pemulung. Jadi, ketika penggusuran itu, warga tidak  mendapat biaya untuk melanjutkan hidup seperti sewa rumah, maka warga akan bertahan,” ucapnya.(NN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top