Nasional

Walikota Terpilih Meninggal Dunia, Sakti Ungkap Rasa Duka, Harapan hingga Kondisi Alam di Pematangsiantar

Walikota Terpilih Meninggal Dunia, Sakti Ungkap Rasa Duka, Harapan hingga Kondisi Alam di Pematangsiantar
Walikota Terpilih Meninggal Dunia, Sakti Ungkap Rasa Duka, Harapan hingga Kondisi Alam di Pematangsiantar

Momen kebersamaan Asner Silalajhi (tengah) semasa hidup dengan Sakti Sihombing. Foto: Istimewa.

Suluh.co – Ketua Umum Himpunan Masyarakat Batak Toba [Humatob] Sakti Sihombing kepada Suluh.co, Rabu malam, 13 Januari 2021, mengafirmasi seputar kabar duka atas meninggalnya Walikota Pematangsiantar Asner Silalahi.

Ia mengaminkan informasi yang sedang merebak di kalangan masyarakat Kota Pematangsiantar. “Benar begitu, beliau Asner Silalahi telah meninggal dunia. Menghadap Sang Pencipta,” beber Sakti.

Secara profil, Sakti Sihombing acapkali mendampingi Asner Silalahi dalam melaksanakan kampanye pada masa-masa kontestasi Pilwakot Pematangsiantar. “Sudah saya anggap sahabat, hubungan secara emosional sudah dekat,” jelas Sakti mengenai hubungannya dengan Asner Silalahi.

Yang jelas, kata Sakti, masyarakat Pematangsiantar berduka. Tak hanya itu, kabar duka yang tidak disangka-sangka ini menurut dia, seolah berkorelasi dengan cuaca hujan di Pematangsiantar.

“Masyarakat Pematangsiantar berduka karena Walikota terpilih berpulang. Dan saat ini juga, cuaca di sini hujan,” imbuhnya.

Sakti Sihombing menegaskan bahwa informasi yang ia terima, Asner Silalahi meninggal dunia sekitar pukul 18.00 WIB. Asner Silalahi diketahuinya memang sedang menjalani perawatan medis pada salah satu rumah sakit di Kota Medan.

“Rencananya jenazah akan dibawa dari Medan ke rumah orangtua almarhum di Jalan Sidamanik,” jelasnya.

Sepengetahuannya, Asner Silalahi meninggal akibat sakit. Kendati demikian, Sakti menolak bahwa Asner meninggal karena penyakit yang saat ini sedang mewabah di dunia. “Sudah beberapa waktu lalu dirawat di rumah sakit. Sejauh ini, medical record tidak menandakan almarhum terpapar virus itu,” tegasnya.

“Ini menandakan bahwa kita manusia bisa memiliki rencana-rencana, tetapi Sang Pencipta lah yang jadi penentunya,” timpalnya.

Perihal proses kontestasi Pilkada yang telah usai ini, ia berharap agar apa yang telah menjadi visi dan misi serta semangat yang ditawarkan Asner Silalahi ke masyarakat dapat diteruskan oleh Wakil Walikota Pematangsiantar dr Susanti Dewayani.

“Memang kejadian yang saat ini terjadi seolah mengulang sejarah di Pematangsiantar. Beberapa waktu lalu juga, walikota terpilih almarhum bapak Hulman Sitorus belum dilantik sudah meninggal dunia. Hari ini sejarah itu terulang.

Kami sebagai pendukung almarhum berduka dan merasa kehilangan sekali. Tentu apa yang sudah menjadi visi misi dan sesuai aturan yang berlaku, yang akan menempati posisi almarhum adalah wakilnya. Kita harap ibu Susanti tetap melanjutkan semangat almarhum,” tandasnya.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Optimistis, Peluang Pariwisata Sangat Besar

Pasangan Asner Silalahi dan Susanti Dewayani diketahui berhasil menang melawan kotak kosong dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara, Rabu kemarin, 9 Desember 2020.

Dilansir dari laman resmi KPU RI, menurut penghitungan manual yang dilakukan, pasangan Asner-Susanti berhasil meraih total 43.919 suara dengan persentase 75,3 persen.

Sementara itu, kotak kosong berhasil meraih sebanyak 14.407 suara dengan persentase sebesar 24,7 persen. Dengan demikian, pasangan Asner-Susanti dipastikan menang dalam Pilkada Pematangsiantar 2020.

Dari 8 wilayah di Pematangsiantar, Siantar Utara adalah yang paling banyak menyumbang suara yaitu 12.173 atau sebesar 84,68 persen.

Sementara wilayah yang paling sedikit memilih Asner-Susanti adalah Siantar Marimbun dengan suara sebanyak 1.054 atau 13.89 persen.

Baca Juga:  Kemenkumham Salurkan 46 Ribu Paket kepada Masyarakat Terdampak Covid-19

Diketahui, Pilkada Pematangsiantar 2020 kali ini hanya diikuti satu pasangan calon, yaitu Asner Silalahi dan Susanti Dewayani, yang berhadapan dengan kotak kosong.

Reporter: Ricardo Hutabarat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top