Daerah

Wali Murid Keluhkan Iuran Ujian di SMPN 3 Dan SMPN 2 Tulangbawang Barat

Ist

TULANGBAWANG BARAT – Para wali murid SMP Negeri 3 dan SMP Negeri 2 Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) mengeluhkan penarikan biaya sebesar Rp200 ribu per-siswa, oleh pihak sekolah.

“Mungkin bagi yang mampu itu nggak masalah, tapi untuk orang seperti saya ini, jelas keberatan kalau harus membayar Rp200 ribu,” kata seroang wali murid SMPN 3 Tumijajar yang tidak mau disebutkan namanya, Senin (15/1/2018).

Hal yang sama disampaikan, wali murid SMPN 2 Tumijajar. “Ya anak saya diminta iuran Rp200 ribu oleh sekolah. Katanya untuk biaya ujian. Jujur aja bagi saya, itu berat,” ungkapnya.

Kepala SMPN 3 Tumijajar Dimanto Bangun membenarkan adanya iuran siswa sebesar Rp200 ribu tersebut.

Baca Juga:  Kabupaten Mesuji Resmi Miliki Sanggar Lestari Budoyo

Menurut dia, penarikan dana tersebut untuk membantu pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

“Ya benar kami menarik biaya Rp200 ribu persiswa untuk mengikuti UNBK. Tapi itukan hasil rapat komite sekolah dengan para wali murid. Jadi yang memungut biaya itu bukan sekolah, melainkan komite sekolah,” kata Dimanto.

Penjelasan yang sama juga disampaikan Kepala SMPN 2 Tumijajar Hermiati.

“Ya benar sekolah saya juga memungut biaya untuk UNBK itu sebesar Rp200 ribu per siswa, tapi itukan hasil rapat komite sekolah dengan para wali murid,” kata Hermiati melalui telepon.(FRK)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top