Bandar Lampung

Walhi Lampung Kritik Pedas Kinerja Pemprov Lampung

Direktur Walhi Lampung, Irfan Tri Musri/DUM

BANDAR LAMPUNG – Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Lampung menilai bahwa Pemerintah Provinsi Lampung (Pemprov) tidak tegas dalam mengambil keputusan terkait fakta – fakta terjadinya pengerukan ekosistem Mangrove yang diduga dilakukan oleh PT Dataran Bahuga Permai di Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan.

Hal itu dilontarkan nya dalam Ruang Rapat Komisi II DPRD Provinsi Lampung Perihal Pelaporan Dugaan Pelanggaran Tindak Pidana Lingkunfan Hidup.

Direktur Walhi Lampung, Irfan Tri Musri menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung tidak di hargai oleh Perusahaan-Perusahaan Sebab Pihaknya menilai Perusahaan tersebut tidak mengurus Izin terlebih dahulu.”kalau dibiarin latah begini ini sama saja pemprov lampung tidak punya muka kepengusaha-pengusaha, di kangkangi pengusaha,” tegasnya.

Baca Juga:  Optimalisasi Dampak Positif JTTS, Pemprov Dan Pusat Duduk Satu Meja

Lanjut dia, saat Perusahaan- Perusahaan tersebut melakukan sebuah pelanggaran Pemerintah Provinsi hanya melakukan sanksi Administrasi. ” karena capel juga kita ada kejahatan dikasih sanksi administrasi ngurus izin latah juga,” sambungnya.

Dirinya menambahkan untuk isu Global Perubahan Iklim Mangrove mempunyai¬† Cadangan Karbon yang sangat tinggi. ” dan kita harus mempunyai sikap tegas terkait hal ini,” Tutupnya.

Berdasarkan Surat Masuk Komisi II DPRD Provinsi Lampung dari Walhi Lampung, Nomor : 066/B/WALJI-LPG/IX/2020, tertanggal 23 september 2020 perihal Pelaporan Dugaan Pelanggaran Tindak Pidana Lingkungan Hidup.

Dalam hal ini Komisi II DPRD Provinsi Lampung akan mengadakan Rapat Dengar Pendapat dengan : Kadis Parawisata Dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Kadis Kelautan Dan Perikanan Provinsi Lampung, Kadis Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, dan Kadis Kehutanan Provinsi Lampung.(DUM)

Baca Juga:  Jajaran Pemprov dan Pemkot Bandar Lampung Jalin Kebersamaan Ramadan

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top