Iklan
Modus

Wagub Lampung Chusnunia Chalim Diperiksa KPK Dalam Kasus Korupsi Lamteng

Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim ata Nunik, jadi saksi kasus korupsi di Lampung Tengah/TRB

BANDAR LAMPUNG – Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim, jalani pemeriksaan di Gedung KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) sebagai saksi, terkait tindak pidana korupsi mantan Bupati Lampung Tengah (Mustafa) Mustafa, Kamis (4/7).

“Benar, sedang dalam pemeriksaan,” singkat Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

Chusnunia Chalim, yang sapa disapa Nunik, dijadikan sebagai saksi dari tersangka anggota DPRD Lamteng, Zainudin.

Selain Chusnunia, anggota DPRD Lampung Midi Ismanto juga dipanggil sebagai saksi tersangka Mustafa.

Kemudian, Eks Bupati Lampung Tengah, Mustafa, turut dipanggil sebagai saksi untuk tersangka lain di rangkaian kasus ini, Simon Susilo.

Baca Juga:  Merokok Sambil Berkendara Dihukum

Chusnunia juga pernah diperiksa pada Jumat (1/3/2019). Saat itu, mantan Bupati Lampung Timur ini diperiksa untuk mendalami penggunaan dana yang dikumpulkan Mustafa saat menjabat sebagai Bupati Lampung Tengah.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan sejumlah tersangka dalam tiga kasus yang masih terkait dengan dugaan suap Mustafa. Pada kasus pertama, KPK menetapkan Mustafa sebagai tersangka karena diduga menerima gratifikasi Rp 95 miliar.

Duit itu diduga terkait dengan proyek di Dinas Bina Marfa Pemkab Lampung Tengah. KPK menduga ada fee 10-20 persen yang diberikan kepada Mustafa.

Kasus kedua, KPK menetapkan dua orang pengusaha, yaitu Pemilik PT Sorento Nusantara, Budi Winarto dan Pemilik PT Purna Arena Yudha, Simon Susilo sebagai tersangka.

Baca Juga:  Posko Demokrasi Laporkan 3 Panwaslu ke Polda Lampung

Mereka diduga memberi duit total Rp 12,5 miliar kepada Mustafa. Diduga duit itu adalah bagian dari Rp 95 miliar yang diterima Mustafa.

Kemudian, pada kasus ketiga, KPK menetapkan empat anggota DPRD Lampung Tengah sebagai tersangka. Mereka adalah Achmad Junaidi, Bunyana, Raden Zugiri dan Zainudin.

Keempatnya diduga menerima suap terkait persetujuan pinjaman daerah dan pengesahan APBD dan APBDP. Keempatnya juga sudah ditahan KPK.(LS/FS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top