Iklan
Modus

Waduh, Pelaku Penyebar Kampanye Hitam Diketahui Suruhan Partai

Para terduga pelaku penyebaran kampanye hitma, Isnan Subkhi, Riandes Priantara, dan Framdika Firmanda/AR

LAMPUNG TIMUR – Tiga orang yang ditangkap Polsek Mataram Baru, Lampung Timur, yakni Isnan Subkhi, Riandes Priantara, dan Framdika Firmanda, diduga sebagai suruhan orang dari satu partai.

Hal itu diungkapkan oleh Kanit Intel Polsek Mataram Baru Doni, usai memberikan keterangan pada sidang perdana kasus black campaign di Pengadilan Negeri, Sukadana, Lampung Timur.

“Ya saya tahu,” katanya, Rabu (6/6).

Dia menjelaskan dugaan tersebut diketahui saat dirinya melakukan pemeriksaan disalah satu ponsel milik terdakwa.

“Dari ponsel itu ada yang nyuruh, dan yang nyuruh itu dari orang partai,” ujarnya.

Sementara itu, dalam persidangan, saksi ahli yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum Profesor Sunarto menilai putusan hakim akan menjadi tolak ukur tingkat nasional.

Baca Juga:  Kebijakan Pemerintah Lamtim Hasil Kajian Informasi Media ¬†

Sunarto mengungkapkan dalam menangani permasalahan saat pilkada tersebut, jika hakim membuat keputusan keliru, maka akan berdampak fatal.

“Permasalahan ini menjadi contoh di tingkat nasional,” Kata Sunarto.

Perbuatan ketiga terdakwa ini merupakan kegiatan yang dinilai sebagai bentuk pelanggaran dalam aturan pemilu. Karena, semestinya konsep kampanye menjadi sebuah program pendidikan di masyarakat, dan bukan untuk menjatuhkan salah satu paslon.

“Dalam keterangan saya sebagai saksi saya berpatokan pada pasal 187, Ini termaksuk dalam pelanggaran kampanye,” ujarnya.

Mendengar hal itu, salah satu Penasehat Hukum Isnan Cs, menanyakan apakah pelanggaran ini masuk dalam kategori Black Campaign.

Menanggapi itu, Akademisi Hukum Unila itu menjelaskan bahwa Black Campaign merupakan sesuatu yang dilarang saat pelaksanaan kampanye, mengingat pembagian selebaran itu diindikasi berisi untuk menjatuhkan salah satu calon gubernur – wakil gubernur periode 2019-2024.

Baca Juga:  Tokoh Bela Diri Lampung Ajak Masyarakat Coblos Nomor Urut 1

“Black Campaign ini ada dalam bahasa yang bersifat umum di masyarakat. Tapi yang jelas selebaran tersebut adalah barang yang dilarang dalam pelaksanaan¬† masa kampanye,” pungkasnya

Diketahui, Penangkapan tiga terdakwa dilakukan pada Senin (7/5) lalu. setalah berkas dari pemeriksaan tersebut lengkap dilakukan sidang perdana di Pengadilan Negeri, Sukadana, Lampung Timur.(AR/RM)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top