Bandar Lampung

Usai Diperiksa Inspektorat, Staf Komisi I DPRD Lampung Diam Seribu Bahasa

Inspektur Provinsi Lampung, Syaiful Dermawan/Net

BANDAR LAMPUNG – Inspektorat Lampung memeriksa tiga staf Komisi I DPRD Lampung, terkait pemalsuan tanda tangan Wakil Ketua DPRD Lampung, Johan Sulaiman, perihal undangan Rapat Dengar Pendapat (RDP) ke Pansel Sekdaprov Lampung.

Berdasarkan pantauan dilapangan, tiga orang yang dipanggil oleh Inspektorat yakni Joko serta dua orang staff Komisi I DPRD Lampung.

Namun, Joko dan dua rekannya memilih enggan menjawab pertanyaan media. Dia memilih meninggalkan ruang pemeriksaan dan langsung masuk ke mobil.

Inspektur Lampung, Syaiful Dermawan, membenarkan pihaknya memanggil tiga orang terkait persoalan pemalsuan tanda tangan tersebut.

“Iya sudah kita panggil untuk dilakukan pemeriksaan,” kata dia, kemarin.

Terkait sikap apa yang dilakukan, dia mengaku masih akan didalami terlebih dahulu hasil pemeriksaan tersebut. Tentunya dasarnya adalah PP 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan PP 11 tahun 2017 tentang Manajemen PNS

Baca Juga:  Catat, Ini Tanggal Promo Tiket Kereta Api Tanjungkarang

“Sementara saya belum mendapatkan laporan dari Inspektur Pembantu (Irban). Yang jelas jika ada pelanggaran kita tindak sesuai dengan regulasi itu,” kata dia.

Sementara itu Inspektur Pembantu (Irban) Wil II Inspektorat Lampung, Pahrina, tidak mau merinci hasil pemeriksaan.

“Masih proses pemeriksaan ya, tidak bisa kita ungkap dulu,” singkatnya.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top