Iklan
Daerah

UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Wacanakan Bentuk Satgas Penanganan Konflik Satwa

Penanganan konflik satwa/Ilustrasi

PESISIR BARAT – Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) I Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), Lampung, mewacanakan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) penanganan konflik satwa dan manusia tingkat pekon.

Pembentukan satgas tersebut merupakan salah satu upaya UPTD KPH I setempat dalam upaya meminimalisir terjadinya konflik satwa dan manusia yang bisa menimbulkan korban jiwa dan kerugian lain, serta angka perburuan liar.

Kepala UPTD KPH I Pesibar, Zulpikardo, ketika dikonfirmasi, mengatakan bahwa rencana pembentukan satgas tersebut saat ini akan lebih diprioritaskan dititik yang rawan terjadinya konflik satwa dan manusia. “Saat ini yang diprioritaskan untuk segera dibentuk satgas yakni Pekon Pemerihan Kecamatan Bangkunat dan Pekon Sukabanjar Kecamatan Ngambur,” ujar Zulpikardo, Jumat (26/10).

Baca Juga:  Dianggap Tidak Menguntungkan, Warga Desa Padang Ratu Segel Tower PT. TBG

Menurutnya, setelah dua titik tersebut sudah memiliki satgas, kedepan secara bertahap seluruh pekon disepanjang wilayah Pesibar juga akan dibentuk satgas yang sama.

“Paling dominan konflik satwa yang terjadi adalah jenis gajah dan harimau,” lanjutnya.

Lebih jauh dijelaskannya, satgas tersebut akan diisi dari unsur masyarakat, yang pada realisasi kedepannya satgas tersebut sebagai tenaga pertama yang melakukan penanganam ketika suatu waktu terjadi konflik satwa dengan manusia.

“Namun sebelumnya ketika sudah dibentuk, para satgas itu akan diberikan pembinaan,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, kondisi hutan di Pesibar saat ini sekitar 50 persen dari 43 ribu hektare Hutan Lindung (HL) dan Hutan Produksi Terbatas (HPT) tergolong sangat kritis.

Baca Juga:  Lestarikan Budaya, Parosil Gelar Himpun Adat

“Umumnya kerusakan tersebut disebabkan alih fungsi lahan perkebunan dan ilegal loging,” tukasnya.(SP)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top