Modus

Upaya Gratifikasi Rp50 Juta Diistilahkan Buah Tangan di Perkara Korupsi Mesuji

Sekretaris Dinas PUPR Mesuji. Wawan Suhendra/Net

BANDAR LAMPUNG – Wawan Suhendra, kembali dihadirkan dalam sidang lanjutan perkara suap fee proyek Kabupaten Mesuji, yang berbeda dari sidang sebelumnya. Dimana kali ini ia dihadirkan sebagai saksi untuk terdakwa Khamamik dan Taufik Hidayat, di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Tanjung Karang, Bandar Lampung, Kamis (18/7) kemarin.

Dalam sidang yang digelar di Ruang Bagir Manan PN  ini, jaksa mencecar pertanyaan kepada Wawan Suhendra, terkait aliran dana komitment fee proyek yang didapatkan dari para rekanan proyek, yang dikatakan besarannya mencapai 12% dari nilai proyek yang diberikan.

Wawan Suhendra mengungkapkan, bahwa di tahun 2018 lalu, ia menerima uang sebesar Rp50 juta dari seorang rekanan proyek bernama Rizon Ansori.

Baca Juga:  Polda Lampung Pastikan Umat Kristiani Beribadah Dengan Aman

“Selanjutnya saya serahkan kepada Najmul Fikri (Kadis PUPR Mesuji) dan dibawa olehnya sebagai upaya gratifikasi dengan menyamarkan sebutannya yaitu sebagai buah tangan ke rumah dinas salah seorang pejabat Kejaksaan Tinggi Lampung,” kata Wawan, dalam persidangan.

Sementara sidang lanjutan perkara ini akan digelar kembali pada Kamis pekan depan, dengan agenda sidang yaitu mendengarkan keterangan saksi dan akan dihadirkan Khamamik serta Taufik Hidayat sebagai saksi untuk terdakwa Wawan Suhendra.(TN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top