Iklan
Pendidikan

Universitas Indonesia Buka Program Studi Pariwisata

Universitas Indonesia/Net

JAKARTA – Sebagai masa depan perekonomian Indonesia, Pariwisata mampu menarik perhatian Universitas Indonesia (UI). Tingginya minat pariwisata di Indonesia belakangan ini membuat UI terdorong untuk membuka program studi (prodi) pariwisata.

Ketua Program Studi Pariwisata Vokasi UI, Dr. Budiman Mahmud Musthofa, S.Sos., M.Si mengatakan, prodi ini terbuka untuk siswa-siswi SMA/SMK/sederajat dengan jalur masuk melalui PPKB UI (jalur penerimaan berdasarkan prestasi akademis di sekolahnya). Selain itu bisa melalui SIMAK UI yang mulai dibuka pendaftarannya pada 4 Februari 2019.

“Untuk menunjang pembelajaran, Vokasi Pariwisata bekerja sama dengan sejumlah lembaga. Seperti Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia yang dikenal dengan Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA), Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (ASPERAPI), Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI), dan berbagai asosiasi lainnya,” ujar Budiman, Jumat (25/1).

Baca Juga:  Kemenpar Jaring Wisman India di Outbound Travel Mart 2019 Mumbai

Budiman menjelaskan, prodi pariwisata yang merupakan bagian dari Vokasi UI, akan fokus ke peminatan pada usaha perjalanan wisata dan MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions).

“Kami fokuskan lulusan kami ke bidang Bisnis Travel dan MICE karena memang kemajuan di bidang tersebut sangat pesat. Kunjungan wisata ke Indonesia bahkan diprediksi menembus angka 20 juta sampai 2019,” terang Budiman.

Lebih lanjut, Budiman juga menuturkan bahwa mahasiswa dapat magang di perusahaan di bawah naungan asosiasi-asosiasi tersebut. Kemudian program studi juga memperoleh masukan secara berkala tentang kebutuhan di industri pariwisata, sehingga dapat diadaptasi dalam kurikulum.

“Prodi pariwisata di Vokasi UI nantinya akan melahirkan Ahli Madya Pariwisata yang bisa langsung diserap dunia kerja. Pembagian metode pembelajarannya adalah 70% praktek dan 30% teori,” ungkapnya.

Baca Juga:  3000 Anggota Bakal Ramaikan Hari Pramuka ke-57

Kemudian, lanjut Budiman, setelah menyelesaikan studi, para lulusan akan memperoleh minimal satu sertifikat kompetensi dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 Universitas Indonesia. Sertifikat ini berlaku secara nasional maupun internasional di samping ijazah Diploma Tiga Pariwisata, dengan gelar Ahli Madya Pariwisata (Amd.Par).

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, memilih jurusan kuliah memang gampang-gampang susah. Menurutnya, memilih jurusan kuliah memang harus dipikirkan matang-matang. Pasalnya kuliah akan menjadi tempat kita menimba ilmu sebanyak-banyaknya yang bisa jadi bekal untuk karir di masa depan.

“Memilih jurusan kuliah sebaiknya berorientasi pada masa depan. Dan pariwisata salah satu sektor yang punya masa depan cerah juga,” ujar Menpar Arief Yahya.

Menteri yang gemar bermain tenis ini tak lupa menghimbau agar para generasi muda selalu ikut peduli dengan kemajuan pariwisata Indonesia. Pasalnya, kini Kementrian Pariwisata juga telah mengembangkan destinasi digital yang tentunya sangat cocok untuk para anak muda yang suka berbagi di Instagram.

Baca Juga:  Program Hot Deals 2018 Picu Kemenpar Gelar Seminar Selling dan Rapat Koordinasi di Batam

“Terima kasih Universitas Indonesia yang turut memajukan sektor pariwisata. Karena SDM berkualitas memang sangat dibutuhkan untuk memajukan pariwisata,” pungkas Menpar Arief Yahya.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top