Iklan
Ekonomi

Umar Sulap Limbah Plastik jadi Karya Seni Nilai Jual Tinggi

Karya seni limbah plastik dari Ahmad Umar/MAS

MAGELANG – Limbah plastik yang sering dijumpai oleh kita dan sangat lama diurai oleh alam, kini mampu disulap menjadi karya seni dengan nilai jual tinggi.

Ditangan pemuda, Ahmad Umar (26), warga Rt 17/5 Dusun kajen, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, sampah-sampah plastik tersebut dikumpulkan.

Berawal tahun 2016 dari pengalaman pribadi, rumah Umar yang berdekatan dengan sungai mengalami banjir dan sampah masuk kerumahnya. Dari sanalah Umar mulai tumbuh rasa kepedulian terhadap sampah plastik.

Awalnya, ketika ia mulai mengumpulkan sampah plastik mendapatkan ejekan atau hal-hal yang kurang enak dihati. Namun dengan kreativitasnya kini sampah-sampah tersebut menjadi jalan rejeki baginya.

Baca Juga:  Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga di Tengah Ekonomi Global Tinggi

Sampah plastik disulap menjadi lukisan yang sangat bagus dan menarik, dengan nama Wp_art atau waste plastic art adalah sebuah seni desain ilustrasi pop art yang berbasis sampah terutama sampah plastik.

Saat mengisi workshop di Pasar Simbar Pontong Pakis, Magelang, Jumat (19/7), Umar menjelaskan cara pembuatannya, mulai dari awal print foto lalu garis secara manual sesuai postur otot, mimik wajah, warna cahaya.

Menggunakan digital pun bisa dengan pas seting, namun untuk mendapatkan pas seting ditentukan kualitas kamera yang bagus.

Adapun foto yang di print ada dua, satu buat pola yang satu buat dasar, seperti puzzle.

“Harganya relatif, tergantung tingkat kerumitan, bisa Rp300 ribu sampai Rp350 ribu, dengan tambahan figura. Bisa buat kado ulang tahun dan masih banyak lagi,” ungkapnya.

Baca Juga:  Transaksi Lampung Fair 2017 Jelang Penutupan Bisa Tembus 18 Miliar

Karya-karya Umar dapat kita kunjungi di Alamat IG Wasteplastic_art. Dengan kreativitas dan kepeduliannya kini umar mampu memotivasi masyarakat dan juga membantu perekonomian keluarganya.(MAS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top