Bandar Lampung

UIN RIL Tunda Wisuda Gegara Corona, Kenapa Fieldtrip Bisa?

Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung/Flayer

BANDAR LAMPUNG – Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) memutuskan untuk menunda pelaksanaan Wisuda Periode I Tahun 2020.

Awalnya wisuda Periode I dijadwalkan berlangsung 18 Maret, lalu diundur menjadi 24 Maret, kemudian dijadwalkan kembali di Juni 2020.

Penundaan wisuda tersebut tertuang dalam Surat Nomor : B-881/UN.16/Pan.Wis/P-1/03/2020 tertanggal 12 Maret 2020 dan ditandatangani oleh Wakil Rektor I Alamsyah dengan cap basah UIN RIL.

Pihak rektorat mengeluarkan surat penundaan wisuda sebagai tindak lanjut Surat Edaran Mendikbud RI Nomor 3 Tahun 2020 tanggal 11 Maret 2020 tentang Kewaspadaan Dini dan Pencegahan Infeksi Corona Virus Disease (COVID-19).

Pelaksanaan wisuda Periode I Tahun 2020 ditunda sampai dengan minggu kedua Juni (bersamaan dengan Periode II) dengan tetap memperhatikan perkembangan keadaan.

Baca Juga:  Ketum DPP PBL Fachrul Razi Dijadwal Melantik DPD PBL Lampung, Selasa

Bagi mahasiswa yang terdaftar sebagai calon wisudawan Periode I yang ijazahnya telah selesai, maka dapat diberikan duplikat ijazah, sedangkan ijazah asli dapat diambil setelah wisuda dilaksanakan.

Pelayanan pendaftaran wisuda Periode II Tahun 2020 dimulai 16 Maret-18 Mei.

Salah satu mahasiswa UIN RIL dari Fakultas Syariah jurusan Muamalah angkatan 2015, M Yunus Kedum, mengaku kecewa dengan kebijakan rektorat.

Dia seharusnya diwisuda pada Periode I.

“Mahasiswa ini sudah beli segala perlengkapan yang diprioritaskan untuk wisuda. Belum lagi tiket pesawat bagi keluarga mahasiswa yang dari luar daerah,” kata Yunus, Rabu (12/3).

“Seharusnya jangan pada saat sekarang ini. Virus corona itu sudah menyebar duluan sebelum hari ini,” imbuhnya.

Yunus memaklumi niat baik pihak rektorat yang menunda pelaksanaan wisuda karena virus corona, namun dirinya juga mempertanyakan kebijakan kampus yang mengizinkan sebagian anak didiknya melakukan perjalanan wisata ke Bali.

Baca Juga:  Cegah Penyebaran Covid-19, PMI Purworejo Mulai Sterilisasi Fasum & Tempat Ibadah

“Kenapa fieldtrip itu bisa, apakah karena budget mereka lebih besar? Fieldtrip ke luar kota, Jakarta-Yogya-Bali. Padahal kita sama-sama tahu, ada orang yang meninggal di Bali karena virus corona. Itu kan beritanya lagi hot,” jelasnya.

Warga Labuhan Ratu ini mengaku tak habis pikir dengan kebijakan kampus yang menunda wisuda karena virus corona, tapi di sisi lain mengizinkan mahasiswanya melakukan perjalanan ke Bali.

“Enggak masuk akal sih kalau menurut aku. Tapi satu hal yang menjadi pertanyaan, apakah di bulan Juni nanti virus corona itu hilang. Enggak ada jaminan kan? Berarti ditunda lagi dong nanti,” tutup Yunus.

Mahasiswa yang menolak wisuda ditunda, rencananya akan menggelar aksi damai Tolak Pengunduran Wisuda pada 16 Maret mendatang di depan Rektorat Kampus UIN RIL.(JOS)

Baca Juga:  ACT Lampung Bantu APD di RSUD Abdul Moeloek
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top