Bandar Lampung

Tuntut Pilrek Konsisten, Senat Unila Dilabrak Mahasiswa

Gerakan Mahasiswa Kawal Pilrek Unila, menggeruduk ruang senat yang berada di Gedung Rektorat Lantai III/JO/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Puluhan mahasiswa Universitas Lampung (Unila) menggeruduk ruang senat yang berada di Gedung Rektorat Lantai III, Senin (26/8).

Mereka berasal dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Unit Kegiatan Mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Jurusan dan BEM KBM yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Kawal Pilrek Unila 2019.

Gerakan Mahasiswa Kawal Pilrek Unila, menyampaikan tiga tuntutan kepada senat terkait perubahan jadwal tahapan pemilihan rektor.

Ketiga tuntutan mahasiswa yang disampaikan Presiden BEM Unila, Fajar Agung Pangestu, selaku jenderal gerakan mahasiswa kawal pilrek, diantaranya memverifikasi tahapan pelaksanaan pilrek dalam tempo tiga hari ke depan.

Baca Juga:  Wan Abbas Jamin Pilrek Unila Clean & Clear

Kemudian menginformasikan tahapan pemilihan rektor ke semua media dan memastikan terselenggaranya dialog terbuka calon rektor dengan mahasiswa.

Gerakan mahasiswa ini juga meminta ketua senat mengundurkan diri apabila ketiga tuntutan di atas tidak dipenuhi.

Menanggapi aspirasi mahasiswa, Ketua Senat Unila Profesor Heriyandi, mengatakan, ketiga tuntutan gerakan mahasiswa kawal pilrek sudah berjalan dan telah dilaksanakan.

“Aksi geruduk mahasiswa ini hanya miskomunikasi, karena pengunduran jadwal pemaparan visi misi dan program bakal calon rektor yang seharusnya berlangsung hari ini, sesuai dengan surat dari Kemristekdikti,” jelas Heriyandi.

Sementara itu, Fajar Agung Pangestu, selaku Jenderal Gerakan Mahasiswa Kawal Pilrek, berharap pemilihan rektor Unila bebas dari politik transaksional.

Baca Juga:  Lampung Raih Penghargaan K3 Dari Kementerian Ketenagakerjaan

“Rektor baru merupakan harapan baru, sehingga kami berharap rektor yang terpilih bukan melalui politik transaksional tetapi politik gagasan,” tegas Jendral Gerakan mahasiswa Kawal Pilrek Unila.(JO)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top