Iklan
Daerah

Tumbuh Kembangkan Minat Baca Dengan Lomba

Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lampung Barat, Sandarsyah, saat membuka lomba bercerita dan berpidato bagi anak sekolah/FB

LAMPUNG BARAT – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lampung Barat, menggelar kegiatan lomba bercerita dan berpidato bagi anak sekolah.

Lomba-lomba ini dilaksanakan di halaman Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lampung Barat, Rabu (5/9), dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lampung Barat, Sandarsyah, mewakili Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan setempat, Saripan Halim.

Ada tiga tangkai kegiatan pada perhelatan ini, lomba bercerita rakyat Lampung tingkat SD/MI Kelas III, IV dan V. Lalu, lomba berpidato berbahasa Lampung tingkat SMP/MTs, kelas VII dan VIII dengan judul “Perpustakaan dan Minat Baca”.

Serta lomba berpidato berbahasa inggris tingkat SMA/MA/SMK kelas X dan XI dengan judul “Pentingnya Ilmu dan Membaca”.

Baca Juga:  Festival Kopi Lampung Barat 2018 Ajang Promosi Kopi Robusta Lampung

Dalam kegiatan ini panitia akan menetapkan Juara I, II, III, Harapan I, Harapan II, dan Harapan III, yang pembagian hadiah akan dilaksanakan pada tanggal (22/9) bersamaan dengan acara penutupan Liwa Fair di Kawasan Sekuting Terpadu, Pekon Watas, Kecamatan Balik Bukit.

Adapun dewan juri berasal Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lampung Barat, Guru, dan Budayawan Kabupaten Lampung Barat.

Dalam sambutannya Sandarsyah mengatakan, lomba bercerita dan berpidato bagi siswa  SD, SMP dan SMA ini dilaksanakan dalam rangka memeriahkan Hari kunjung Perpustakaan, Bulan Gemar Membaca, dan Hari Ulang Tahun Kabupaten Lampung Barat ke-27.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan dan meningkatkan minat baca masyarakat baik itu di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat serta untuk meningkatkan kunjungan masyarakat ke perpustakaan.

Baca Juga:  Saling Klaim Lahan 60 Hektare, Fortuba Turunkan Massa

“Kedua hal tersebut diharapkan dapat menumbuhkan dan meningkatkan budaya baca masyarakat,” jelas Sandarsyah.

Kata dia, pada 2 Mei 2018 lalu, Kabupaten Lampung Barat telah mencanangkan dirinya sebagai kabupaten literasi, hal ini juga didukung dengan terbitnya peraturan Bupati Lampung Barat Nomor 19 Tahun 2018 tentang gerakan literasi daerah.

Literasi adalah kemampuan untuk memaknai informasi secara kritis, sehingga dapat mengakses ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas  hidup manusia, serta dapat berkreasi menuangkannya dalam bentuk tulisan sehingga dapat menambah bahan bacaan dan bermanfaat bagi orang lain.

Untuk mendukung Kabupaten Lampung Barat sebagai kabupaten literasi, maka perlu diadakan Gerakan Literasi Daerah (GLD) dan agar GLD ini dapat terlaksana dengan baik dapat tercapai tujuan visi dan misinya maka perlu pula dibentuk organisasi yang disebut Tim Gerakan Literasi Daerah (TGLD).

Baca Juga:  Tingkatkan Indeks Pertanaman, Bupati Parosil Beri Bantuan Hand Traktor ke Petani

“Gerakan Literasi Daerah ini ditujukan untuk menumbuh kembangkan budaya literasi pada ekosistem pendidikan mulai dari keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam rangka pembelajaran sepanjang hayat sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas hidup manusia. Dan dalam pelaksanaannya Gerakan Literasi Daerah (GLD) ini hendaknya dilakukan berkesinambungan, terintegrasi, dan melibatkan semua pemangku kepentingan,”ungkapnya.(FB)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top