Bandar Lampung

Tren Kekerasan Terhadap Anak di Lampung Meningkat Setiap Tahun

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Pesawaran mengunjungi AM, korban penganiayaan yang dilakukan oleh ibu tirinya/Suluh/TOM

BANDAR LAMPUNG – Kekerasan terhadap anak di sepanjang tahun 2019 meningkat, berdasarkan data dari unit pelaksanaan teknis Dinas Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak Provinsi Lampung, kasus kekerasan terhadap anak naik sekitar 15% dari tahun 2018.

Terungkapnya kasus kekerasan terhadap anak yang dibakar telapak tangannya oleh ibu tirinya menambah deretan kasus kekerasan yang terjadi di sepanjang tahun 2019.

Seperti diketahui, korban yang merupakan anak tiri dari tersangka PT (27), yang kini telah ditahan di Mapolres Pesawaran dibakar telapak tangannya dirumahnya.

Dalam kasus tersebut terungkap juga bahwa korban bersama kedua adik tirinya sering mengalami siksaan dari ibunya yang kesal terhadap suaminya.

Baca Juga:  AJI Bandar Lampung: Jangan Tambah Kecemasan Publik Soal Corona

Kepala UPTD Dinas Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak Provinsi Lampung, Amsir, menjelaskan, kenaikan yang cukup signifikan terhadap kekesaran anak dalam rumah tangga yakni sekitar 15% dengan perhitungan 90 kasus di tahun 2018 dan 115 kasus di tahun 2019.

“Adapun kasus kekerasan terhadap anak yang mendominasi di tahun 2019 yaitu kasus kekerasan seksual yang dimana dilakukan oleh orang terdekat korban,” jelas Amsir, Selasa (24/12).

Untuk itu, pihaknya menghimbau untuk sesegera melaporkan segala tindakan kekerasan terhadap anak maupun perempuan.(TOM)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top