Daerah

Tim KPH Amankan 6 Pelaku Illegal Logging di Register 28 dan 21

Ist

BANDARLAMPUNG – Dinas KEHUTANAN (Dishut) Provinsi Lampung, kembali berhasil melakukan penangkapan pelaku Illegal Logging di kawasan hutan lindung Lampung.

Kali ini di hutan lindung regiter 28 Pematang Neba, pada Kamis (25/1) kemarin, oleh Tim Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Pematang Neba yang terdiri dari Polisi Kehutanan (Polhut) dan Mitra KPH.

Kejadian penangkapan merupakan hasil pengintaian tim KPH setelah mendapat informasi masyarakat akan adanya aktifitas illegal logging.

Hasil pengintaian dan penyergapan membuahkan hasil dengan tertangkapnya enam orang yang melakukan penebangan liar kayu di kawasan hutan lindung register 28 Pematang Neba, di resort way lima, KPH Pematang Neba, Talang Cipatat, Pekon Tamansari, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus.

Baca Juga:  Oknum BPN Pringsewu Terkena OTT

Dalam penangkapan ini enam orang tersangka langsung diamankan, beserta barang bukti berupa empat unit chainsaw, tiga unit motor, satu buah senapan angin, serta kayu sonokeling dan medang.

“Langkah lanjut dilakukan dengan koordinasi dengan Kepolisian Resort Tanggamus, langsung tersangka dan barang bukti diserahkan ke pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut,” ungkap Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, Syaiful Bachri, didampingi Kepala Bidang Perlindungan dan Konservasi Hutan, Wiyogo Supriyanto.

Diketahui, aktivitas illegal logging juga terjadi di Register 21 Perintian Batu, Pekon Selapan, dengan tertangkapnya satu unit truk pengangkut 21 batang kayu sonokeling di Pardasuka, Pringsewu, pada Jumat pagi, 26 Januari 2018.

Saat ini tersangka dan barang bukti diamankan, langsung dilakukan proses penyidikan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dinas Kehutanan Provinsi Lampung dibawah koordinasi Korwas PPNS Kepolisian Daerah Lampung.

Baca Juga:  ABK KM Padelo Meninggal di Tengah Perairan Teluk Semaka Tanggamus

Kejahatan illegal logging menjadi musuh utama dalam upaya pelestarian sumberdaya alam dan hutan. Oleh karenanya fokus perlindungan hutan diarahkan pada kawasan hutan lindung di blok perlindungan dengan tegakan yang masih baik. Terhadap kejahatan illegal logging adalah dengan penindakan yang tegas kepada pelaku sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Peningkatan upaya terus dilakukan dengan sinkronisasi dan sinergitas perlindungan dan pengamanan hutan, terutama akan ancaman gangguan hutan berupa illegal logging yang saat ini marak, khususnya jenis tanaman sonokeling.

Seluruh Polhut siaga satu terhadap kejahatan kehutanan yang dapat mengganggu kelestarian sumberdaya hutan sebagai penyangga kehidupan.

“Kami sampaikan penghargaan kepada Tim KPH Pematang Neba dan Polhut Dinas Kehutanan Lampung beserta seluruh pihak terkait atas keberhasilan melakukan penangkapan penebangan pohon (Illegal logging),” tandas Syaiful Bachri.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top