Bandar Lampung

Tim Gabungan Eksekusi 64 Titik Reklame Tak Berizin

Reklame liar/Net

BANDAR LAMPUNG – Tim Gabungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung, mengeksekusi 64 titik reklame tak berizin dan tidak membayar pajak alias liar, di seluruh wilayah Kota Tapis Berseri.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) setempat, Yustam Effendi menerangkan, tim gabungan ini terdiri dari Disperkim, Dinas PM-PTSP, BPPRD, dan Satpol PP setempat.

“Sesuai hasil rapat kemarin, tim sepakat mulai penebangan hari ini. Hari ini kita dibagi tiga titik, di Jalan Tulang Bawang, di bawah flyover Gajah Mada, dan Jalan Antasari,” kata Yustam, saat mengawasi penebangan di Antasari, tepatnya di depan Gg. Pulau Bacan, kemarin.

Dirinya menjelaskan, penebangan dilakukan bertahap sampai tiga hari ke depan. Hingga siang ini, pihaknya telah menebang sebanyak 9 titik reklame, termasuk yang berukuran kecil.

Baca Juga:  Ada Yadi Sembako, Ressa Herlambang, Hingga Ustadz Hafidz di Tugu Gajah

“Sebelumnya sudah dilakukan himbauan dan teguran tiga kali, tapi tidak juga dilakukan pemiliknya, maka kita tebang hari ini,” terangnya.

Dirinya menyebutkan, penebangan ini diharapkan dapat menjadi peringatan bagi seluruh pengusaha advertising agar mengikuti aturan yang telah ditetapkan Pemkot.

Pihaknya juga mengimbau agar pengusaha advertising agar melengkapi perizinan dan membayar pajak/retribusi.

“Yang di Jalan Tulang Bawang punya Modern, di bawah flyover punya 2M, yang ini (depan Gg. Pulau Bacan) punya Kevin,” tandasnya.(AJ)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top