Daerah

Tiada Kata Maaf Bagi Pelaku Kekerasan Terhadap Anak

Ist

WAYKANAN – Bunda Paud Kabupaten Way kanan, Dessy Afrianty Adipati, sepakat dan sangat mendukung gerakan pemerintah untuk memerangi kekerasan terhadap anak.

“Anak adalah generasi harapan masa depan, hancur negara ini, kalau generasinya hancur, maka ingin bangsa ini baik, harus pula dibarengi dengan sikap dan perbuatan dan mendukung pemupukan generasi berkualitas,” ujar Dessy, Rabu (14/3/18)

Dessy menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Way Kanan terus berkomimtmen mendukung Gerakan Nasional Anti Kekerasan Terhadap Anak.

Pihaknya juga meminta, Bunda PAUD se-Kecamatan Kabupaten Way Kanan menyatukan visi misi mendukung gerakan tersebut.

Menurutnya, jika berpikir untuk berkesinambungan, yang baik-baik dilanjutkan. Jangan dihentikan, sangat disayangkan kalau dihentikan.

Tindakan kekerasan terhadap anak saat ini sudah merajalela, bahkan pelaku bukan dari orang lain tetapi dari dalam keluarga. Dengan tingginya kekerasan asusila terhadap anak, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengecek dan mendata kebutuhan pendidikan di daerah terpencil.

Baca Juga:  Pansos Anak Dharma Putra Bekali Anak-anak Putus Sekolah dengan Kreativitas

“Tidak ada kata maaf dan damai bagi pelaku tindak kekerasan terhadap anak- anak, walaupun pelakuknya dari keluarga tidak ada kata maaf dan damai, agar memberikan contoh dan efek jera kepada para pelaku kekerasan,” katanya

Ia menjelaskan, akan melakukan sosialisasi kepada guru yang ada untuk mencegah terjadinya tindak kekerasan terhadap anak di lingkungan rumah dan sekolah.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Way Kanan, menggandeng guru, dan organisasi wanita lainnya untuk melakukan sosialisasi terhadap guru PAUD agar memberikan perlindungan dan pendidikan kepada anak usia dini agar terhindar dari tindak kekerasan yang sering terjadi di sekolah.

Tindak kekerasan sering terjadi di kalangan sekolah, oleh karena ini kita harus sosialisasikan ke setiap sekolah SD hingga SMA, agar tidak ada korban lagi yang berjatuhan akibat oknum pelaku yang ingin memuaskan nafsu dirinya.

Baca Juga:  Pembangunan MPP Tulangbawang Sudah 80 Persen

“Selain itu, kita akan melakukan koordinasi kepada satker, pengurus, pendataan pengembangan anak usai dini di Way Kanan,” jelasnya.(HW)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top