Bandar Lampung

Terungkap, Uang Rp2,9 Miliar Milik Bawaslu di Rekening Pribadi FR

Temuan BPK/Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG  – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI mengungkap pemilik rekening pribadi setoran sisa belanja langsung dan tambahan uang persediaan (TUP) milik Bawaslu Provinsi Lampung, sebesar Rp 2,93 miliar.

“Dijelaskan bahwa pemeriksaan atas bukti belanja pada 15 Bawaslu kabupaten/kota di Provinsi Lampung mengungkapkan terdapat penyetoran sisa belanja langsung dan TUP ke rekening atas nama saudara FR sebesar Rp 2,93 miliar. Saudara FR merupakan staf pada Sub Bagian SDM Bawaslu di Lampung,” kata Ketua BPK RI, Agung Firman Sampurna seperti dikutip dari Kompas.com, Selasa (21/7).

BPK pun telah meminta keterangan FR dan dinyatakan rekeningnya tersebut hanya dimanfaatkan sebagai tempat penempatan sementara dana pembelian sisa belanja kabupaten/kota dari Bawaslu.

Baca Juga:  Perkumpulan Batak Toba ajak Herman HN Halal Bihalal

“Pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan bahwa memang benar penggunaan rekening pribadi atas nama FR hanya digunakan penampungan sementara. Karena seluruh uang yang masuk ditarik dalam jangka waktu tidak lebih dari 12 hari kalender. Dengan demikian tidak ada kerugian negara, tetapi ada risiko karena menggunakan rekening pribadi,” ujarnya.

Hasil Pemeriksaan Atas Sistem Pengendalian Intern oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI pada tahun 2019, terdapat penggunaan rekening pribadi untuk pengelolaan dana yang bersumber dari APBN, Saldo Kas Tidak Sesuai dengan Fisik, Sisa Kas Terlambat/Belum Disetor, dan Penggunaan Kas yang Tidak Dilengkapi Dokumen Pertanggungjawaban.

Dalam laporannya, BPK RI menyebutkan pengembalian sisa Belanja Langsung

(LS) dan Tambahan Uang Persediaan (TUP) pada Bawaslu Kabupaten/Kota di

Baca Juga:  Buntut Tenggelamnya 3 Bocah, Polsek Sukarame Panggil Pemilik Tambang

Provinsi Lampung sebesar Rp2.933.987.167 tidak disetorkan ke rekening Bawaslu Provinsi melainkan disetorkan ke rekening pribadi.

Terkait penggunaan rekening pribadi dalam pengelolaan dana APBN oleh Bawaslu Provinsi Lampung, Fatikhatul Khoiriyah selaku Ketua Bawaslu setempat mengaku tidak mengetahui.

“Kami tidak tahu menahu hal di atas sampai ada berita itu, jadi kemarin saya langsung minta penjelasan dari Kepala Sekretariat,” kata Khoir sapaan akrabnya dalam pesan WAG, Minggu (19/7).

Menurut penuturan Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Lampung, Dini Yamashita, temuan tersebut tidak berimplikasi pengembalian atau pidana.

“Judul dalam LHP sangat jelas yakni Penggunaan Rekening Pribadi Sebagai Rekening Antara atas Pengembalian Sisa Belanja LS dan TUP pada Bawaslu Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Sebesar Rp2.933.987.167. Dan temuan tersebut tidak berimplikasi pengembalian maupun pidana,” ujar Dini.

Baca Juga:  Ini Timsel Calon Anggota Bawaslu Lampung Masa Jabatan 2018-2023

Permasalahan lainnya terjadi pada Satuan Kerja Bawaslu Kota Bandar Lampung  sebesar Rp45.375.000 berupa selisih kurang kas. Saldo Kas di Neraca tidak didukung dengan keberadaan fisik kas. (JOS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top