Bandar Lampung

Terpidana Kasus Korupsi RSUD Pesawaran Meninggal Dunia

Ilustrasi mayat.

Bandar Lampung – Terpidana kasus korupsi RSUD Pesawaran atas nama Raden Intan Putera dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Abdul Muluk.

Informasi yang diterima Fajar Sumatera menyebutkan, Raden Intan Putera meninggal dunia karena sakit stroke.

Terkait informasi tadi, Ahmad Handoko yang pernah menjadi Penasihat Hukum Raden Intan Putera mengatakan dirinya juga menerima informasi serupa.

“Saya dapat kabar juga tadi pagi,” tutur Ahmad Handoko, Kamis malam, 24 September 2020.

Diketahui, perkara ini menyoal proyek pembangunan lantai 2 dan 3 RSUD Pesawaran. Sebelumnya, dalam persidangan terungkap jika terdakwa Juli selaku rekanan proyek pembangunan mengakui memberikan uang Rp 300 juta kepada mursalin untuk  diserahkan kepada Sonny Zainhard Utama sebagai komitmen fee atas proyek konsultan yang ia kerjakan.

Baca Juga:  Kubu Prabowo-Sandi Batal Melaporkan Mukhlis Basri ke Polda Lampung

Salam sidang lanjutan kali ini ketiga terdakwa didudukan secara bergantian di hadapan majelis hakim  untuk saling memberikan kesaksiannya untuk satu sama lain  terkait perkara yang telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 4,8 miliar.

Raden Intan Putra, divonis hukuman penjara satu tahun enam bulan penjara dengan denda Rp60 juta subsider 2 bulan kurungan.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top