Modus

Terdakwa Korupsi Lampura Ajukan Justice Colabollator

Perkara suap fee proyek, yang terjadi di lingkungan Dinas PUPR dan Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Utara/TRB

BANDAR LAMPUNG – Pengadilan Negeri Tanjung Karang, menggelar sidang perdana terkait perkara suap fee proyek, yang terjadi di lingkungan Dinas PUPR dan Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Utara, Kamis (19/12).

Dalam sidang yang dipimpin oleh Hakim Ketua Novian Saputra kali ini, dua orang terdakwa suap yang berperan sebagai pemberi disidangkan secara terpisah.

Dengan terdakwa berinisial HWS, sebagai rekanan dalam proyek pembangunan Pasar Tradisional Comok dan kontruksi fisik pembangunan Pasar Rakyat Tata Karya tahun anggaran 2019.

Serta atas nama terdakwa berinisial CS, yang berstatus sebagai rekanan proyek dalam proyek pekerjaan konsultan perencanaan dan pengawasan, pada tahun anggaran 2017 dan 2018 lalu.

Baca Juga:  Iqbal di Bui 10 Bulan Lantaran Curi Motor Polisi

Dalam dakwaan yang dibacakan oleh jaksa, keduanya didakwa telah memberikan sejumlah uang yang dengan total Rp1 miliar lebih kepada AIM, selaku Bupati Kabupaten Lampung Utara, melalui dua orang kepala dinas untuk mendapatkan sejumlah paket proyek pengerjaan di Dinas PUPR dan Perdagangan Lampung Utara.

“Mendakwa keduanya melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a dan b, UU No 31 tahun 1999, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 tahun 2001, tentang perubahan atas UU No 31 tahun 1999, tentang tindak pidana korupsi,” jelas Jaksa KPK, Toufiq Ibnugroho.

Mendengar dakwaan yang dibacakan oleh jaksa pada sidang kali ini, terdakwa HWS  melalui kuasa hukumnya, langsung menyatakan keberatan. Ia pun turut mengajukan diri menjadi justice colabollator.

Baca Juga:  Bawa Senpi & Narkoba, Mantan Ketua DPRD Bandar Lampung Ditetapkan Tersangka

Sementara terdakwa CS, melalui kuasa hukumnya tidak merasa keberatan dengan dakwaan yang dibacakan oleh jaksa. Namun memilih akan mencantumkan seluruh penolakan saat pembacaan nota pembelaannya nanti.

Sementara sidang lanjutan dari perkara ini akan digelar kembali pada Kamis pekan depan, dengan dua agenda sidang yaitu mendengarkan keterangan saksi dan pembacaan eksepsi terdakwa.(TN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top