Modus

Terdakwa Korupsi Jalan TNWK Minta Keringanan Hukuman

Sutanto, Direktur PT Achilles Raja, dituntut 8 tahun bui/Net

BANDAR LAMPUNG – Pengadilan Negeri Tanjung Karang, menggelar sidang lanjutan perkara korupsi proyek perluasan jalan menuju TNWK (Taman Nasional Way Kambas) Lampung Timur, yang telah merugikan keuangan negara sebesar Rp1,5 miliar. Dengan agenda sidang kali ini pembacaan nota pembelaan oleh terdakwa sutanto.

Kuasa Direktur PT Achilles Raja, Sutanto, pun dihadirkan sebagai terdakwa dalam sidang lanjutan perkara korupsi perluasan Jalan Raja Basa Lama menuju TNWK.

Dalam sidang yang beragendakan pembacaan nota pembelaan terdakwa kali ini, Sutanto meminta maaf kepada majelis hakim dan memohon agar hukuman yang seringan – ringannya dapat diberikan oleh majelis hakim dalam sidang vonis mendatang.

Baca Juga:  Pelaku Penggelapan Rental Mobil Akhirnya Dibekuk

Pada pledoi yang dibacakan oleh kuasa hukum terdakwa, sebanyak 120 halaman dibacakan di hadapan majelis hakim, dengan pembelaannya terkait keterangan saksi yang mengatakan bahwa pada saat proyek berjalan kendaraan tonase besar setiap saat berlalu-lalang di jalan tersebut.

“Sehingga ketebalan aspal yang berkurang sangat memungkinkan terjadi akibat gilasan kendaraan berat tersebut,” kata Kuasa Hukum Terdakwa Sutanto, kemarin.

Diketahui sebelumnya, terdakwa Sutanto didakwa telah melakukan tindak pidana korupsi dengan cara mengerjakan proyek perluasan jalan menuju TNWK tidak sesuai dengan kontrak dan didapati sesuai dengan uji lab bahwa ketebalan aspal tidak sesuai dengan perjanjian awal.

Sementara sidang lanjutan akan digelar pada pekan depan, dengan agenda sidang yaitu pembacaan putusan dari majelis hakim.(TN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top