Modus

Terbukti Membunuh, Kakak Beradik Divonis 14 Tahun Bui

Polisi tetapkan dua tersangka kakak beradik pembunuh Suhendi, beberapa waktu lalu/Trb

BANDAR LAMPUNG – Dua kakak beradik warga Telukbetung Selatan, Bandar Lampung, didakwa telah melakukan penganiayaan terhadap Suhendi, hingga tewas mengenaskan, akhirnya divonis bui selama 14 tahun oleh hakim. Keduanya terbukti bersalah melanggar pasal  338 KUHP tentang pembunuhan.

Dedi Saputra beserta Herul, didudukan bersama di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjung Karang, untuk mendengarkan pembacaan surat putusan dari majelis hakim.

Dalam sidang sebelumnya, kedua kakak beradik ini sebelumnya didakwa telah melanggar pasal 338 dan 351 KUHP junto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dan pasal 170 ayat 2 ke 3 KUHP, dengan ancaman pidana penjara paling lama selama 15 tahun.

Baca Juga:  Driver Gojek Kepung RM Geprek Bensu di Bandar Lampung

“Memberikan putusan untuk kedua kakak beradik ini dengan vonis penjara selama 14 tahun,” ujar Hakim Ketua Syamsudin, Selasa (19/11).

Vonis yang dijatuhkan oleh hakim ini lebih ringan satu tahun dari tuntutan jaksa, yang menuntut  keduanya untuk menjalani hukuman pidana penjara selama 15 tahun, dengan mengenakan pasal 338 KUHP, junto pasal 55 ayat 1 ke 1, tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian.

Perkara ini sendiri bermula pada Juni 2019 lalu, saat korban mendatangi tempat berkerja terdakwa Herul, di halaman parkir Gedung Yayasan Tolong Menolong, di wilayah Pesawahan, Telukbetung Selatan, Bandar Lampung.

Kedatangan korban ini, bukan tanpa alasan, sembari mengajak kedua terdakwa berkumpul berpesta miras.

Baca Juga:  Kepala Kampung Lampung Tengah Terima Vonis Hakim

Menurut keterangan salah seorang saksi yang hadir, korban memiliki dendam pribadi terhadap terdakwa Dedi.

Setelah ketiganya bertemu, korban pun tiba – tiba menantang duel terdakwa Dedi sambil mengeluarkan jimat miliknya dan terjadilah perkelahian tersebut antara korban Suhendi dengan terdakwa Dedi Saputra.

Melihat sang adik beradu fisik dengan korban, terdakwa Herul pun mengambil sebilah golok dan langsung menghujamnya ke leher korban hingga ke arah punggungnya dan terdakwa Dedi pun ikut mengambil sebuah gunting yang ada di bagasi motornya dan langsung mengarahkan ke kepala korban hingga korban tertelungkup tak bernyawa.(TN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top