Iklan
Bandar Lampung

Tepis Tudingan Pemutusan Sepihak, Begini Kata PDAM Way Rilau

Saluran air PDAM Way Rilau/Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG – Secara lugas, PDAM Way Rilau, menepis tudingan pemutusan saluran air secara sepihak tanpa didasar regulasi.

Menurut Kepala Bagian (Ka.bag) Humas PDAM Way Rilau, Agung Purnama, sebelum pelaksanaan pemutusan saluran air dilakukan, terlebih dahulu pihaknya melayangkan surat pemberitahuan tunggakan untuk pelangggan dengan batas waktu tiga hati sejak kertas putih diterima.

“Apa bila pelanggan itu tidak menyelesaikan tunggakan, maka PDAM Way Rilau memberikan sanksi berupa pemutusan sememtara instalasi air pelanggan, dan sebelum pemutusan dilakukan, kami memberikan teguran satu sampai tiha kali,” ucapnya, Jumat (4/1).

Terlebih, berdasarkan bunyi Pasal Delapan, tentang regulasi Perjanjian Berlangganan Air, “Apabila rekening telah tiga kali terlambat melakukan pembayaran, maka PDAM Way Rilau Berhak memutus saluran air tanpa pemberitahuin terlebih dahulu”.

Baca Juga:  50 Narapidana Lapas Rajabasa Meriahkan HUT RI ke-73

“Apapun yang kami lakukan, tentunya kami memakai peraturan. Kami juga sebenarnya tidak mau memutus sambungan, namun bagaimana jika konsumen tidak kunjung membayat iuran,” kata dia.

Hal tersebut diperkuat berdasarkan regulasi Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 46/PAM/HK/2009 Tentang Pemberian Sanksi Keterlambatan Membayar Rekening Air dan Sanksi Pelanggaran Bagi Pengguna PDAM Way Rilau.

“Selain ini, kami pun punya dasar hukum lainya seperrti Peraturan Wali Kota (Perwali), kemudian peraturan itu didalam Bab III Pasal III Tentang Bentuk-Bentuk Sanksi,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Distribusi PDAM Way Rilau, menjelaskan, untuk jam alir di Perumahan Bukti Kemiling Permai (BKP), dimulai pukul 05.00 WIB hingga stok air di recervoar habis.

Baca Juga:  Gerbang Tol Bakauheni Macet 3 Km

“Untuk di BKP,  ada dia Reservoar yakni Aceng, dan SMP, serta sumber air dari mata air Way Linti, dan setiap recervoar mempunyai pendistribusian berbeda blok,” kata dia.

Dijelaskanmya, jika air didistribusikan tidak sesuai dengan jam alir, dikhawtirkan tak mampu menjangkau sejumlah konsumen sesuai blok yang telah dijadwalkan.(AJ)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top