Bandar Lampung

Tantangan Berganti, Semangat Guru Mendidik Anak Indonesia Tak Pernah Surut Sejengkal

“Jangan menyerah dalam mendapatkan ilmu, sebab ilmu adalah salah satu yang akan membantu meraih cita-citamu kelak,” pesan Hari Guru Nasional 2020, dari pegiat literasi Jangkar Pustaka, Aipda Agung Gede Asmaranjaya, anggota Polres Lampung Selatan berdinas di Polsek Penengahan. Tampak dalam foto saat dia bersama anak-anak perkampungan di puncak Gunung Rajabasa, Lampung Selatan. | Foto: dokpri

BANDAR LAMPUNG — Bagi anak-anak usia dini dan usia sekolah di wilayah terpencil, pulau-pulau terluar, daerah tertinggal di Kecamatan Bakauheni, Kalianda, Ketapang, Penengahan, Rajabasa, dan sekitarnya, Lampung Selatan, sesosok nama, Aipda Agung Gede Asmarajaya, dikenal oleh mereka sebagai bagian sosok “guru” pembuluh rindu pelepas dahaga ilmu.

Senyum anak-anak itu –rerata datang bukan dari keluarga berkecukupan harta, mengembang setiap kali Agung Gede, pegiat literasi “Jangkar Pustaka” itu datang menemui mereka.

Entah itu di rumah selama sekolah ditutup sebab pandemi, bisa di ladang atau pegunungan, di pesisir pulau, bibir pantai, atau di tengah pulau pesisir.

Agung dan anak-anak itu, bisa bersua dimanapun, sekadar saling menjemput kabar, bertutur cerita sehari-hari atau berdongeng, atau membagikan buku-buku bacaan sumbangan para donatur.

Di sela kesibukannya, Agung yang saat ini berdinas di Polres Lampung Selatan dan ditugaskan di Polsek Penengahan, terus setia menggairahkan panggilan hati jiwanya untuk tidak tinggal diam, memerangi ketertinggalan sesama, ikut mencerdaskan kehidupan bangsa.

Ditambah kenyataan pahit yang kerap dia jumpai selama bertugas. Minimnya buku-buku bacaan literasi dan pustaka bagi anak-anak itu.

Cinta anak cinta buku, Agung telah empat tahun ini membumikan cinta baca cinta ilmu, bersama para sejawat pegiat.

Sejawatnya itu, ASN Basarnas yang sehari-hari siaga tugas Koordinator Tim SAR di Pelabuhan Penyeberangan Merak Banten, pendiri komunitas literasi Perahu Pustaka Lampung, Radmiadi, dan alumnus FISIP Unila, Muhammad Hamdani Rangkayo, pegiat CHiPS Perahu Pustaka.

Melalui salah satu komunitas pegiat literasi Pustaka Bergerak yang salah satu pegiatnya pernah dihadiahi satu sepeda motor perpustakaan keliling oleh Presiden Joko Widodo itu, Agung dan para rekannya itu, menyala.

Di komunitas dengan “betot” energi dahsyat, memasyarakatkan literasi dan meliterasikan masyarakat, sejak berdiri 19 September 2016 berbasis di Banten dan Lampung Selatan itu, semangat Agung dan para sejawat untuk terus ikut mencerdaskan kehidupan bangsa pun telah banyak diakui banyak orang amat luar biasa, menyalak!

Baca Juga:  Rumah Ahmad Sulvi jadi Sarang Ular Berbisa

Sejauh ini, Agung, Radmiadi, Hamdani Rangkayo, dan lainnya dikenal oleh anak-anak pulau terdepan, terpencil, tertinggal dan perkampungan nelayan pesisir pantai perairan Selat Sunda itu tidak saja sebatas pahlawan literasi belaka, namun juga guru bagi mereka.

Presiden Joko Widodo: “Tantangan bisa berganti, tapi ada yang tak berubah: semangat para guru untuk mendidik anak-anak Indonesia tak pernah surut barang sejengkal.” | Foto: Twitter/@jokowi

Guru, digugu dan ditiru

Dan, di peringatan Hari Guru Nasional 2020, jatuh hari ini, Rabu (25/11/2020), Ajun Inspektur Polisi Dua Agung Gede, prajurit bintara tinggi tingkat satu di Kepolisian Republik Indonesia satu ini,
dia bukan guru, tetapi “guru”, ringan jari dimintai pesan Hari Guru.

“Jangan menyerah dalam mendapatkan ilmu, sebab ilmu adalah salah satu yang akan membantu meraih cita-citamu kelak,” kata mutiara Agung, lewat kawat elektronik, Rabu, pukul 13.03 Waktu Indonesia Barat.

Beberapa menit sebelumnya, Agung sempat berkirim foto dirinya bersama sejumlah anak-anak perkampungan di kawasan pegunungan sejuk Gunung Rajabasa, Lampung Selatan. Tampak dalam foto, mereka sungguh ceria.

“Itu foto terakhir dengan anak-anak waktu di puncak Gunung Rajabasa,” ujarnya menjelaskan. Sayang lupa bertanya bidik foto, kapan persisnya.

Dia menginfokan, rencana dekatnya mengajak anak pulau membaca buku bersama, bertepatan dia mendapat tugas pengamanan, menjaga TPS di sebuah pulau pada hari pencoblosan pilkada 9 Desember 2020 mendatang.

“Besok pas pemilu (pilkada) saya jaga TPS di pulau sekalian mau ajak anak-anak baca buku pak,” aku dia.

Perahu Pustaka sendiri aktif berbagi info kegiatan di media sosial, dengan taja “Gerakan Peduli Anak Pulau dan Pesisir”, demi membumikan tekad satu anak minimal satu buku.

Diperkuat oleh skuad Perahu Pustaka, CHiPS Perahu Pustaka, Jangkar Pustaka yang diampu Agung Gede, Motor Perahu Pustaka, dan Pustaka Nelayan. Juga, membuka dompet donasi publik baik uang tunai yang ditunai-amanatkan untuk kebutuhan pemeliharaan perahu, serta terutama donasi buku bacaan tanpa jeda waktu.

Sadar pandemi, orang nomor satu di Indonesia, Presiden Joko Widodo (Jokowi), lewat cuitannya di Twitter Rabu pagi, menyibak alot tantangan.

Kepala Negara menyebut, meskipun tantangan silih berganti, semangat para guru tak pernah surut. Barang sejengkal!

Baca Juga:  Es Mencair, Wahana Salju di Pekan Raya Lampung Batal

“Sabak berganti kertas, kapur berganti spidol, bahkan di era pandemi, sebagian besar murid belajar dari rumah dengan komputer atau telepon,” cuit Presiden, pukul 09.13 WIB.

“Tantangan bisa berganti, tapi ada yang tak berubah: semangat para guru untuk mendidik anak-anak Indonesia tak pernah surut barang sejengkal,” imbuh Jokowi, impresif.

Memilihkan satu komentar warganet, akun Twitter @Sutur64327520, yang terpantau turut dilengkapi unggahan foto yang kuat tebak merupakan guru SMK Tujuh Lima 2 Purwokerto Jawa Tengah, menulis balas cuitan Jokowi, “Siap Mengabdi Untuk Negeri.”

Tokoh legendaris, mendiang pelukis cum guru menggambar Tino Sidin, yang jadi tema Google Doodle hari ini, mewarnai perayaan Hari Guru Nasional 2020. | Foto: Google.com

Dari jagat maya, korporasi raksasa, Google mewarnai Hari Guru tahun ini dengan mengingatkan kembali memori kolektif kita akan sosok mendiang pelukis kemudian bertransformasi menjadi guru menggambar, Tino Sidin.

Tino Sidin dibuat ciamik jadi Google Doodle hari istimewa para guru ini.

Pelukis legendaris pemilik komentar khas tiada tara, “Bagus” itu, hari ini genap usia 95 tahun. Pak Tino, sapaan pengampu rubrik menarik Gemar Menggambar TVRI Stasiun Produksi DI Yogyakarta (1969-1978), lanjut di TVRI (1978-1989), kelahiran Tebing Tinggi, Sumatera Utara, 25 November 1925.

Ngomong-ngomong Google, raksasa mahadata dunia hari ini turut disebut oleh salah satu “mantan murid guru”, yang saat ini telah menjelma menjadi sesosok politisi milenial asal Lampung, anggota DPRD Lampung Fraksi PDI Perjuangan, Lesty Putri Utami.

Tanpa bermaksud negatif, anggota Komisi V DPRD Lampung yang salah satunya membidangi pendidikan itu, dalam sebuah unggahan video unik berbagi kisah pengalamannya belajar, menyebut perbedaan murid dulu dan sekarang dalam urusan mencontek saat belajar, di beranda Facebooknya.

Tertawa kecil saat ia menjawab satu pertanyaan grafis, “pernah ketahuan nyontek sama guru nggak?”, di ujung jawab Putri, sapaannya, menyebut jika murid sebayanya dulu mencontek pelajaran misal lewat gulungan kertas, era sekarang para murid dimudahkan dalam urusan “contek-mencontek” ini.

“Cukup lihat ‘Mbah’ Google,” sahut Putri yang juga Ketua Bidang Sosial Politik DPD Pejuang Bravo Lima Lampung ini, putri anggota DPR/MPR Fraksi PDI Perjuangan dapil Lampung I duduk di Komisi I DPR Mukhlis Basri.

Baca Juga:  Pemprov Kembali Sosialisasikan Pelepasan HPL Way Dadi Sukarame

Terpisah, di belahan nyata pemilik bentang spasial rupabumi, ‘Negeri di Atas Awan’ Suoh, Kabupaten Lampung Barat, sang bupati yang juga mantan guru honorer sekolah dasar, Parosil Mabsus, takzim meruwat tema.

“Bangkitkan Semangat Wujudkan Merdeka Belajar,” pesan solidaritas sarjana pendidikan jebolan S1 FKIP Unila, berjuluk Bupati Kopi pula ini.

Diketahui, sebelumnya bertepatan Hari Pahlawan 10 November 2020, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat, Parosil membuka Seminar Guru Nasional bertema “Menjadi Guru Kreatif dan Inovatif Di Masa Pandemi”.

Menariknya, seminar di GOR Ajisaka Kawasan Sekuting Terpadu (KST) Balikbukit, dengan peserta 800-an orang rerata guru, digelar dibawah pandu ketat protokol kesehatan cegah kendali COVID-19, dan disiarkan via kanal berbagi video Youtube itu, ditandai pula luncur raya Majalah Guru Hebat dan Pembelajaran Mandiri (PM).

Di Bandarlampung, Dr Andi Desfiandi, Ketua Yayasan Alfian Husin, pengampu enam institusi pendidikan –TK dan SDIT Pelangi, SD-SMP-SMA Darma Bangsa, serta Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, mengutip satu kata mutiara magis Bapak Pendidikan, Ki Hadjar Dewantara.

“Setiap orang menjadi guru, setiap rumah menjadi sekolah,” Andi, mantan rektor ini, mengutip Ki Hadjar, Rabu.

Sedikit membelalakkan mata, salah satu ketua DPP Aliansi Penyelenggara Pendidikan Tinggi Indonesia (Apperti) ini, puitis menulis. Istimewa, buat guru.

“Engkau bagaikan lilin yang selalu menerangi setiap kegelapan yang rela terbakar sendiri dan sirna. Saat terang dibiarkan teronggok di laci penuh debu dan diam membisu. Namun engkau tetap hidup dan memberikan cahaya, saat kegelapan kembali datang dan terus bersinar hingga tetes terakhir.”

Tak sampai disitu, Andi Desfiandi yang juga Ketua Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Lampung, dan Ketua Bidang Ekonomi DPP Pejuang Bravo Lima itu, melanjutkan.

“Semoga setiap peluh lelahmu terus melahirkan generasi unggul dan berjiwa negarawan agar negara ini semakin kokoh dan jaya,” cadas Andi berharap.

“Selamat Hari Guru 2020, untuk semua guruku dimanapun berada,” simpuhnya.

Pamungkas, jika musisi Iwan Fals berhasil menjadikan Abah Landoeng, seorang gurunya saat Iwan beranjak remaja bersekolah di SMP 5 Bandung, sebagai inspirasi lahir lagu ciptaannya melegenda, Oemar Bakri, tahun 1981 silam, siapakah sosok guru yang terus menginspirasi anda untuk tetap dapat sabar berjuang menolak takluk lawan pagebluk hingga saat ini?

Selamat Hari Guru. [SUL/Muzzamil]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top