Iklan
Modus

Tanpa Sebab, Warga Desa Tanjung Agung Ini Memilih Gantung Diri

Deska Aryandi (33), mengakhiri hidup dengan gantung diri/MH

PESAWARAN – Deska Aryandi (33), harus mengakhiri hidupnya sendiri dengan menggunakan seutas tali tambang, di kediamannya, Senin (21/5).

Kapolsek Kedondong, Iptu Firdaus, menjelaskan, sekitar pukul 10.15 WIB, orangtua korban melaporkan kepada Kepala Desa Tanjung Agung, Subhan Feri, bahwa anaknya gantung diri di rumahnya.

“Kemudian, Kades menghubungi saya dan kami dari kepolisian datang ke lokasi kejadian,” ucap Iptu Firdaus.

Kata dia, Deska Aryadi melakukan gantung diri dengan mengikatkan tali tambang berwarna hijau melalui sela-sela rangka atap rumah.

“Lalu korban naik ke atas kursi plastik berwarna putih dan mengikatkan tali ke lehernya, dan kejadian itu diketahui pertama kali oleh ayahnya dalam keadaan sudah tak bernyawa,” terang dia.

Baca Juga:  Luapan Sungai Putus Akses Jalan di Dusun Candiwulan Pesawaran

Berdasarkan hasil pemeriksaan kepolisian, korban murni bunuh diri.

“Kami tadi sudah melakukan tindakan dengan mendatangkan tim Inafis Polres Pesawaran dan dokter Puskesmas Kota Dalam ke TKP untuk melakukan pemeriksaan jenazah, dan hasilnya tak ditemukan tanda-tanda atau luka bekas kekerasan, dan murni bunuh diri dengan tanda keluarnya feses dari dubur korban, lidah menjulur dan luka jerat di bagian leher,” tandasnya.(MH/PS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top