Daerah

Tak Pakai Masker Dilarang Masuk Pasar

Razia Penggunaan Masker/Ilustrasi

PURWOREJO – Sosialisasi sekaligus pendisiplinan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, khususnya pemakaian masker, terus dipertegas. Petugas Satpol PP Damkar Kabupaten Purworejo bersama instansi terkait secara massif mendatangi lokasi-lokasi publik dan langsung memberikan penindakan kepada warga yang melanggar.

Pada Sabtu (11/7) malam, penindakan kembali menyasar Alun-alun Purworejo.

Para pengunjung yang kedapatan tidak mengenakan masker langsung dibubarkan oleh Petugas Gabungan Satpol PP Damkar, UPT Alun-alun Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dinparbud), Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan (Dinkes), dan BPBD Purworejo. Tampak pula sejumlah petugas Polres Purworejo dan TNI melakukan patroli di titik-titik yang berbeda.

Pantauan di lokasi, hampir seluruh fasilitas, khususnya arena bermain anak dan olahraga dipenuhi pengunjung. Mereka tampak asyik berkerumun dengan berbagai aktivitas.
Saat petugas tiba, sebagian besar langsung kabur. Sementara puluhan pengunjung yang terjaring petugas diberi sanksi edukasi dan diminta meninggalkan lokasi.

Baca Juga:  Tangis Haru Siti Tursiah Ibu Wisudawati Yuli Wulandari Ojol Purworejo

Penertiban protokol kesehatan berlanjut di Pasar Hewan Dukuhrejo Kecamatan Bayan pada Minggu (12/7) pagi. Di lokasi itu, petugas gabungan ditambah dengan Dinas KUKMP dan Forkopimcam Bayan, juga menerapkan tindakan tegas.

Puluhan pengunjung, baik pembeli maupun pedagang, yang tidak memakai masker dilarang memasuki kawasan pasar.

“Ada sekitar 85 orang pelanggar yang terjaring tidak menggunakan masker. Kami sepakat untuk menolak keras dengan cara mencegat mobil dan motor yang akan masuk ke pintu pasar, sebelum mereka mengenakan atau membeli masker dulu di toko sebelah pasar,” kata Kepala Satpol PP Damkar Budi Wibowo SSos MSi melalui Kasi Penyelidikan dan Penyidikan, Endang Muryani SE.

Diungkapkan, pasar hewan tersebut memilik potensi tinggi penyebaran Covid-19. Pasalnya, tidak sedikit pengunjung berasal dari luar Purworejo, seperti Wonosobo, Magelang, Kebumen, Temanggung, dan Kulon Progo.

Baca Juga:  Gunung Anak Kraktau Kembali Aktif, Warga Diminta Tak Mendekat

“Kami sudah tiga kali melakukan sosialisasi dan penertiban di lokasi ini, tapi masih ada saja yang tidak patuh,” ungkapnya.

Rencananya, penertiban serupa akan terus dilakukan. Tidak hanya pasar hewan, melainkan juga pasar dan lokasi lokasi publik lain yang memiliki tingkat kunjungan tinggi.

“Rencananya Kamis besok kami akan lebih gasik (awal, red) lagi dari tadi pagi. Penertiban akan terus kita lakukan,” tegasnya.(MAS/TOP)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top