Bandar Lampung

Survei Simulasi Akreditasi, Rumah Sakit Abdul Moeloek Incar SNARS

Survei simulasi akreditasi di Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek Provinsi Lampung/LS

BANDAR LAMPUNG – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, melalui Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, mendorong diraihnya Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) oleh RSUD Dr H Abdul Moeloek (RSUDAM) melalui survei simulasi akreditasi yang mulai digelar Senin (24/2) sampai dengan 28 Juni 2019 mendatang.

Hal itu diungkapkan Dirut RS Abdul Moeloek, Hery Djoko Subandriyo, dalam pembukaan Survei Simulasi Akreditasi SNARS Edisi 1, di Aula setempat, Senin (24/6).

“Besar harapan dengan dilaksanakannya survey simulasi akreditasi SNARS edisi 1 ini memberikan dampak besar bagi RS Abdul Moeloek Provinsi Lampung agar dapat menghadapi akreditasi yang sebenarnya dengan harapan lulus paripurna dan dapat meningkatkan keselamatan pasien serta peningkatan mutu pelayanan,” tutur Hery.

Baca Juga:  Kepolisian Musti Selidiki Keberadaan Bukti CCTV RS Abdul Moeloek

Menurut Hery, kegiatan survei simulasi tersebut diselenggarakan untuk membimbing dan mengukur kesiapan sekaligus memberikan gambaran kepada RS Abdul Moeloek tentang akreditasi yang dilaksanakan pada 6 Agustus 2019 mendatang.

Lebih lanjut dikatakannya, simulasi diadakan untuk menilai kepatuhan rumah sakit terhadap standar akreditasi.

“Simulasi ini akan berlangsung selama lima hari dan dimulai pada pukul 08.00 samapi 16.30 Wib. Setiap harinya, dan dilaksanakan untuk menilai kepatuhan rumah sakit terhadap standar akreditasi yang ditetapkan untuk menjaga kualitas dan performa dari sebuah RS oleh KARS (Komite Akreditasi Rumah Sakit) melalui SNARS (Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit) 2019,” ujar Hery Djoko.

Kegiatan survei simulasi akreditasi SNARS edisi 1 tersebut, dimulai dengan presentasi Hery sebagai Direktur Utama beserta MKM tentang visi misi, gambaran umum RSUDAM serta pencapaian yang telah dilakukan.

Baca Juga:  14 Anak Ikut Operasi Bibir Sumbing Gratis di RS Abdul Moeloek

“Dilanjutkan dengan telaah regulasi dan dokumen oleh para Surveior kepada setiap Pokja yang terdiri dari 16 Pokja. Setelah itu, dilanjutkan dengan telusur lapangan oleh surveior untuk mengetahui secara langsung kondisi tiap ruangan dan pelayanan di RSUD Dr H Abdul Moeloek Provinsi Lampung,” jelas Hery.

Turut hadir pada acara pembukaan tersebut Kadis Kesehatan Reihana, Dekan Fakultas Kedokteran Unila Dyah Wulan Sumekar, Ketua Komite Medik dan Dewan Pengawas, SPI, serta pejabat struktural maupun fungsional RSUDAM. (LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top