Politik

Surat Suara Molor Dari Jadwal, KPU Lampung Diminta Jemput Bola

(kemeja hitam) Komisoner Bawaslu Provinsi Lampung, Adek Asyari/Istimewa

BANDAR LAMPUNG – 23 hari jelang pencoblosan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung tahun 2018. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Lampung, mewanti-wanti agar KPU bersama PT. Temprina Media Grafika Cabang Bekasi (pemenang lelang cetak suara), bisa bekerja secara profesional dan mematuhi apa yang sudah disepakati dalam kontrak kerja.

Pasalnya, jadwal pengiriman surat suara Pilgub Lampung dari PT. Temprina Media Grafika diketahui molor dari waktu penjadwalan.

“Mengenai surat suara itu, jangan sampai bergeser lah waktunya. Karena selain selesai cetak, KPU masih memiliki kewajiban yang lain. Seperti, melipat suara, menyusun, menggabungkan formulir satu dengan yang lain, hingga pendistribusian surat ke masing-masing TPS. Nah ini yang kita harapkan kerjanya benar jangan asal-asalan,” papar Komisioner Bawaslu Lampung, Adek Asyari, via sambungan telepon, Minggu (3/6).

Baca Juga:  Pembacaan Kesimpulan Sidang Poltik Uang, 1500 Personel Gabungan Diterjunkan

Selain itu, kata Adek, KPU mestinya jeli serta tidak diam melihat permasalahan ini, dan harus segera melakukan penghitungan dari hari ke hari. Selain waktu yang sudah mepet, KPU dituntut untuk menyelesaikan pekerjaan yang lain.

“Nanti kawatir ini terjadi seperti bahan kampanye, waktu sudah berjalan namun bahan belum dicetak. Nah itu yang kita harapkan, tapi kan mudah-mudahan ini tidak terjadi. Tapi ini penting sebagai dorongan untuk KPU Lampung untuk jemput bola menyelesaikan pekerjaannya,” harap Adek.

Sebelumnya, Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono, bersama jajaran KPU dan Bawaslu sudah melihat lokasi percetakan. Dan Senin (21/5) lalu,surat suara mulai di cetak oleh PT. Temprina Media Grafika Cabang Bekasi.

Baca Juga:  KPU Lampung Coret Nama Rifai, PKS Mengadu ke Mahkamah Agung

Hal itu tertuang dalam pengumuman pemenang e-lelang itemized katalog surat suara Nomor : 07/PENGUMUMAN-SURAT SUARA/Katalog/III/2018. Untuk Provinsi Lampung harga satuan surat suara + PPN 10% sebesar Rp246. Surat suara tersebut berukuran 36 × 23 cm. Sebanyak 5.930.225 lembar surat suara dengan rincian total DPT disetiap TPS ditambah 2,5% surat suara perbaikan. Kemudian ditambah 2.000 lembar surat suara tambahan.(DD)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top