Bandar Lampung

Surat RDP Pansel Sekdaprov Lampung Dipalsukan

 

Surat undangan rapat dengar pendapat Komisi I DPRD Provinsi Lampung, kepada Tim Panitia Seleksi (Pansel) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung/Istimewa

BANDAR LAMPUNG – Surat undangan Rapat dengar pendapat (RDP) Komisi I DPRD Lampung kepada Tim Panitia Seleksi (Pansel) Pengisian jabatan pimpinan  tinggi madya Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) yang disinyalir ditandatangani oleh Wakil Ketua DPRD Lampung Johan Sulaiman diduga palsu.

Muncul spekulasi ini diindikasi  ketidakpuasan Ketua Komisi I Ririn Kuswantari atas  tidak masuknya dua kandidat yakni Sekwan DPRD Lampung Kherlani dan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Fahrizal Darminto.

Pemalsuan surat dan tanda tangan oleh oknum Sekretariat DPRD semakin menguat saat Wakil Ketua DPRD Lampung Johan Sulaiman membantah telah menandatangani permintaan RDP termuat dalam surat dengan nomor  005/770/III. 01/2018 yang meminta kehadiran Tim Pansel terkait RDP.

Baca Juga:  Jabatan Segera Berakhir, Ini Pesan Pjs Gubernur Didik Untuk Lampung

“Kalau dari saya tidak pernah tanda tangan itu, undangan atau surat keluar untuk Pansel tidak pernah saya tanda tangan,”bantah politisi PKS saat dikonfirmasi awak media melalui sambungan telepon, Rabu (10/10) malam.

Jika memang surat itu ada, Ia meyakini bahwa telah terjadi pemalsuan tanda tangannya. Karena ia mengaku belum pernah menerima surat mengenai Pansel.

“Kalau seandainya ada bukan saya yang tanda tangan. Karena belum ada yang masuk ke saya dan saya merasa belum menandatangani surat untuk Pansel. Kalaupun ada berarti ada oknum, coba nanti saya telusuri darimana itu surat,”tegasnya.

Sementara Sekretaris Komisi I DPRD Lampung Bambang Suryadi mengaku pernah membahas persoalan pengisian jabatan pimpinan  tinggi madya Sekdaprov namun hanya rapat internal komisi.

“Pernah sekali membahas persoalan Pansel Sekdaprov itu dan saya hanya mengikuti sekali itupun rapat internal komisi dan untuk persoalan atau informasi terbaru mengenai persoalan tersebut saya belum mengetahuinya,”singkatnya.

Baca Juga:  Pengemudi Cabul, Perusahaan Ojol Diminta Tanggungjawab

Diketahui, Komisi I DPRD Lampung mengajukan surat pengantar ke pimpinan DPRD Lampung untuk menggelar RDP bersama Plt Sekdaprov, assisten IV,  kepala BKD dan Inspektorat pada Senin (8/10) pukul 10.00 WIB di ruang rapat komisi I guna membahas pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Sekretaris Daerah Provinsi Lampung.

Hal ini tertuang dalam surat nomor 160/   /Kom.I/III.01/2018 Dan ditandatangani oleh ketua komisi I DPRD Lampung Ririn Kuswantari.

Kemudian, pada Selasa (9/10) pukul 14.00 WIB DPRD Provinsi Lampung melalui Komisi I DPRD Provinsi Lampung mengundang Tim Pansel Pengisian Jabatan Sekdaprov untuk hearing bersama Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Sekretaris Daerah Provinsi Lampung di ruang Komisi I DPRD Provinsi Lampung.

Baca Juga:  Ada Apa Dengan BEM Universitas Lampung? Ini Kata Wakil Rektor 3 Unila

Komisi I mempersoalkan proses pengisian jabatan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung yang kini tengah berjalan.

Para wakil rakyat itu mempersoalkan dua nama yang tidak mendapatkan restu dari Gubernur Lampung, M. Ridho Ficardo untuk mengikuti proses seleksi jabatan tersebut. Keduanya adalah Sekwan DPRD Lampung H. Kherlani, SE, MM. Lalu Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Ir. H. Fahrizal Darminto. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top