Bandar Lampung

Sumur Warga di Pasar Smep Tercemar, Pemkot Tetap Bergeming

Kubangan Pasar Smep, Kota Bandar Lampung/TN/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Lubang besar yang saat ini menjadi fasilitas tempat pembuangan sampah para pedagang Pasar Smep, mulai mencemari sumur warga sekitar pasar. Akibatnya, warga mengeluh akibat dampak yang ditimbulkan oleh proyek Pemkot Bandar Lampung, yang mangkrak ini, namun demikian pemkot tetap bergeming.

Direktur Eksekutif Walhi Lampung, Hendrawan, menjelaskan, sesuai hasil uji UPTD Laboratorium Lampung, bakteri coliform yang terkandung di dalam air sumur warga sekitar Pasar Smep telah melebihi ambang batas dan jelas ini menyatakan bahwa air sumur warga sekitar Pasar Smep telah tercemar.

Tercemarnya air sumur sendiri, sambung dia, diduga diakibatkan oleh sampah yang menumpuk di kubangan bekas galian proyek pemkot yang mangkrak, yang rencananya juga akan di laksanakan lelang tender proyeknya pada akhir tahun ini.

Baca Juga:  Gubernur Ridho : Keberadaan Korps Marinir di Lampung Memberikan Dukungan Lebih Pada Pembangunan

“Galian yang menjadi kolam sampah yang cukup dalam ini juga tidak terdapat pagar pembatas, sehingga mengakibatkan salah seorang warga sekitar pasar tercebur karena terpeleset saat melintas di pinggiran kolam sampah ini,” ungkap Hendrawan, Senin (12/11).

Meski belum memakan korban jiwa, namun akibat yang kelak hadir dikhawatirkan akan semakin parah  dan hak hidup para warga negara yang ada di sekitaran Pasar Smep seakan diabaikan, dengan sikap Pemkot Bandar Lampung yang seolah membiarkan hal itu terjadi.

Diketahui, lubang galian besar ini nantinya akan dibangun gedung setinggi 3 lantai yang diperuntukan sebagai bagunan pasar dan bangunan lahan parkir Pasar Smep Bandar Lampung.

Namun, mengkraknya proyek pembangunan yang direncanakan akan di laksanakan pada awal tahun 2019 ini, tidak diantisipasi akibat yang didatangkan selama pembangunannya belum dilaksanakan .(TN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top