Daerah

Sudah Sepekan Terkena Banjir, Pemkab Tulang Bawang  Tutup Mata

Ist

TULANGBAWANG – Hampir sepekan ratusan rumah di Menggala Kota, terendam banjir. Namun, sampai hari ini pemerintah kabupaten (pemkab) setempat belum memberlakukan penanganan penanggulangan bencana ataupun turun langsung meninjau lokasi banjir.

Dampaknya,  warga masyarakat merasa kecewa dan menilai jika sisi kemanusian Pemkab Tulang Bawang, telah terkikis oleh lubernya aktifitas para Aparatur Sipil Negara (ASN).

Karim (35), warga Menggala Kota, menyesalkan sikap pemkab setempat yang terkesan tutup mata, terhadap warga warganya sendiri khususnya di Gedung Meneng dan Dente Teladas yang terkena musibah banjir.

Pasalnya, kendati sudah sepekan terkena banjir, tidak ada bentuk kepedulian pemkab terhadap kepada  warga. Padahal warga untuk saat ini sangat membutuhkan uluran tangan bantuan pemkab.

Baca Juga:  SLB Baradatu Bagikan Bunga kepada Pengendara di Jalinsum

“Jangankan meninjau, perhatian sebagai bentuk peduli juga tak terlihat, buktinya hingga sekarang tim dari BPBD tidak turun, atau mendirikan posko, atau siapkan perahu karet, padahal mestinya BPBD harus siaga karena sewaktu-waktu jika air naik mereka bisa membantu untuk evakuasi,” ungkapnya, Rabu (7/3).

Hal yang sama juga dilontarkan oleh Ridwan (41), warga Lingkungan Bugis.  Pria paruh baya ini mengatakan, ketidakpedulian pemkab terhadap para warga yang terkena musibah banjir, terkesan sisi kemanusian telah tergerus oleh kesibukan.

Padahal, sebagai pemerintah diharuskan atau wajib untuk selalu membuka diri, membantu, serta mencarikan berbagai solusi terhadap seluruh lapisan masyakatnya.

“Namun sampai detik ini bantuan pemerintah tidak nampak, kami bukan butuh bantuan untuk makan, yang kami butuhkan kesiagaan tim Badan Penagulangan Bencana Daerah (BPBD), karena jika ada tim penanggulangan yang siap siaga  kami merasa aman,itu yang kami inginkan,”ucapnya, turut di amini oleh puluhan warga lainya.

Baca Juga:  Polres Tulangbawang  Olahraga Bersama TNI dan Jurnalis

Oleh karena itu, pihaknya bersama warga lainnya berharap agar pemkab Tulang Bawang segera aktif turun langsung kelokasi banjir untuk memantau.

“Dengan begitu warga tidak lagi merasa was-was, atau takut. Jadi walaupun banjir kami tetap bisa beraktivitas seperti biasa,” ujarnya.

Dari pantauan dilapangan, air yang mengenangi pemukiman penduduk di Menggala Kota, masih setinggi kisaran pinggang orang dewasa.

Namun warga harus tetap waspada dan siaga, karena jika turun hujan lebat maka diprediksi air akan kembali naik, ditambah jika hujan turun di wilayah Lampung Utara, Way Kanan, dan Tulangbawang Barat. Sebab tiga kabupaten tersebut berada di hulu sungai Tulang Bawang.(MR)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top