Iklan
Peristiwa

Staf MAN 1 Pesawaran Temukan Bayi Dalam Kardus

Bayi berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan dalam sebuah kardus/Istimewa

GEDONGTATAAN – Hari Kuswanto (27), secara tidak sengaja menemukan sesosok bayi laki-laki dalam kardus, saat ia meneduh sambil menelpon dibawah pohon besar pinggir jalan areal persawahan batas Desa Gunung Sugih dan Desa Mada Jaya.

Hari Kuswanto menceritakan, pada Rabu (23/4) sore sekitar pujul 17.30 WIB, ia sedang berkomunikasi dengan keluarganya melalui telepon. Karena kondisi hujan, dirinya berteduh dibawah pohon besar, dimana di sekitar pohon itu ia melihat kardus, karena penasaran dibukanya kardus itu dan nampak lah sosok bayi dengan kondisi hidup.

“Awalnya saya neduh sambil hubungi keluarga, saya lihat kardus, karena penasaran isinya saya lihat,  dan ada bayi yang kondisinya masih hidup,” terang dia.

Baca Juga:  Lagi, Terduga Teroris Asal Pesawaran Diamankan Densus 88

Hari Kuswanto pegawai honorer staf Tata Usaha MAN 1 Pesawaran Kedondong ini, bersama rekannya  Hasim, kemudian berinisiatif membawa bayi itu ke bidan terdekat.

“Karena saya lihat masih bernafas, akhirnya saya sama teman saya membawa bayi tersebut ke bidan yang terdekat di Desa Mada Jaya, lalu oleh bidan tersebut di bawah ke Puskesmas Kedondong untuk dilakukan pemeriksaan,” jelasnya.

Sementara itu, menurut keterangan Fajar Al Habibi, salah satu dokter di Puskesmas Kedondong mengatakan, bahwa kondisi bayi tersebut sudah cukup buruk, dan berdasarkan hasil pemeriksaan bayi yang diketahui prematur itu mengalami hipotermia (suhu tubuh dingin), hipglikemi (kekurangan glukosa dalam darah yg berdampak pada otak), adiksi ( berhenti bernafas/kekurangan oksigen karena paru-paru bayi belum mengembang), dan spesies (infeksi berat).

Baca Juga:  Kasus Korupsi Mantan Kadishub Pesawaran di Limpahkan ke Kejari

Selanjutnya bayi berjenis kelamin laki-laki dengan panjang 31 cm lingkar kepala 28 cm lingkar dada 30 cm dan berat 1 kg itu langsung dirujuk ke RSUD Pesawaran, untuk penanganan lebih lanjut.

Pasalnya, peralatan di RSUD kurang memadai, bayi itupun dirujuk ke Rumah Sakit Cokro Dipo Bandar Lampung untuk penanganan lebih lanjut.(MH/PS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top