alterntif text
Daerah

Staf Ahli Bupati Lampung Selatan Hadiri Gerakan Sadar Wisata di Pantai Kunjir

Kegiatan Gerakan Sadar Wisata yang digelar di lokasi wisata Pantai Kunjir, Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa/LS

RAJABASA – Staf Ahli Bupati Lampung Selatan Bidang Ekonomi Pembangunan (Ekobang) Syahlani menghadiri kegiatan Gerakan Sadar Wisata yang digelar di lokasi wisata Pantai Kunjir, Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa, Kamis (21/2).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Deputi Pengembangan SDM Pariwisata, dan Hubungan Antar Lembaga Kementerian Pariwisata RI ini, dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya yang tinggal di sekitar kawasan destinasi pariwisata pasca tsunami Selat Sunda.

Turut hadir dalam acara itu, Kasubbid Sadar Wisata Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata RI Arum Damaritiyas, Dosen Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Dicky Pelupessy, serta Kepala Dinas Pariwisata Lampung Selatan Yuda Sukmarina.

Staf Ahli Bupati Bidang Ekobang, Syahlani berharap melalui kegiatan itu akan menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dan masyarakat, khususnya yang berada di wilayah destinasi wisata untuk bangkit.

Baca Juga:  Pusat Kucurkan 234 Miliar Dana Desa di Lampung Timur

“Saya ucapkan terima kasih kepada Kementerian Pariwisata atas inisiasi dilaksanakannya acara ini. Dengan dukungan dan pendampingan seperti ini, diharapkan saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana dapat termotivasi dan dengan ikhlas menerima musibah yang dialami, dan dapat segera bangkit kembali,” ujar Syahlani yang menyampaikan sambutan Plt. Bupati.

Lebih lanjut Syahlani mengatakan, musibah tsunami yang terjadi pada 22 Desember tahun lalu membuat para wisatawan mancanegara khawatir. Hal itulah yang memicu menurunnya animo wisatawan datang ke destinasi wisata yang ada di Provinsi Lampung.

Menurut Syahlani, diperlukan langkah-langkah yang cepat dalam upaya pemulihan sektor pariwisata akibat terjadinya bencana tersebut. Seperti rencana aksi dari sisi SDM atau kelembagaan melalui kegiatan trauma healing sebagaimana yang dilaksnakan tersebut.

Baca Juga:  Sindrom Rubella, Bayi Tujuh Bulan Asal Pesawaran Butuh Pertolongan 

“Manusia, secara fisik bisa diselamatkan, tetapi untuk urusan kejiwaan dan spiritual tentunya masih akan merasa trauma atas kejadian yang pernah dialaminya. Salah satu cara tercepat untuk memulihkan kejiwaan seseorang yang terkena musibah adalah melalui pendekatan spiritual,” kata Syahlani.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Lampung Selatan Yuda Sukmarina menjelaskan, tujuan dilaksanakannya kegatan itu adalah untuk menjaga kebersihan, keindahan, dan kenyamanan di sekitar kawasan destinasi pariwisata, khususnya wisata pantai.

Adapun, kegiatan itu diikuti 45 peserta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang telah mengantongi izin dari pemerintah kabupaten setempat. Dalam acara itu juga diserahkan bantuan berupa alat kebersihan yang langsung digunakan untuk membersihkan lokasi acara tersebut.

Bantuan itu diserahkan Kasubbid Sadar Wisata Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan serta Kepala Dinas Pariwisata Lampung Selatan kepada Pokdarwis di kecamatan itu.

Baca Juga:  KSK Lampung Salurkan Bantuan ke Korban Tsunami di Kecamatan Rajabasa

Selain itu, dalam acara itu juga menampilkan seni dan budaya lokal yakni gitaris tunggal Lampung, Al Muhtarom didampingi vokalisnya Aisha Fadilla.

Dua lagu yang dibawakan Al Muhtarom, yakni Kumpang Kupi (Bunga Kupi) dan Tikham (Kangen) mendapat perhatian dan memukau peserta dan tamu undangan yang menghadiri acara itu.(LS/KMf)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top