Iklan
Bandar Lampung

SPRI Lampung Sebut Tidak Ada Penambahan Kuota Bantuan Untuk Rakyat Miskin Dari Jokowi-JK

SPRI (Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia) Lampung/Net

BANDAR LAMPUNG – Pemerintahan Joko Widodo – Jusuf Kalla (Jokowi-JK), diindikasi telah melakukan pembohongan publik dengan mengatakan adanya penambahan kuota bantuan untuk rakyat miskin.

“Kita coba cek ke Dinsos Kota Bandar Lampung, katanya tidak ada penambahan kuota tersebut, hanya 49.711 sejak beberapa tahun lalu,” kata Marina, Pengurus SPRI (Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia) Lampung, Sabtu (15/12).

Pemerintahan Jokowi – JK terkesan hanya untuk menaikan popularitas dan elektabikitas di mata masyarakat dengan menggembar-gemborkan penambahan kuota tersebut.

“Kenapa hanya gembar- gembor saja. Apa jangan-jangan cuman untuk kampanye saja, supaya terlihat bagus dimasyarakat saja,” ujarnya.

Selain itu, sistim pemerintahan Jokowi – JK, kata dia, diindikasi telah membuka ruang para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk korupsi.

Baca Juga:  KPU Lampung Disebut Melakukan Pembohongan Publik

“Ada juga penerima kartu manfaat ini tidak bisa dicairkan. Karena kartunya tidak ada isi atau kosong,” ungkapnya.

Saat dikonfirmasi, kata dia, masyarakat ini terkesan dipermainkan dengan di pingpong oleh pemerintah melalui Dinsos dan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

“Jangan jadikan warga miskin ini seperti bola. Ketika konfirmasi ke dinsos, disuruh ke BRI, begitupun sebaliknya. Kalau memang tidak ada isi, kenapa dicetak,” sesalnya.

Ia berharap,  pemerintah bisa membenahi permasalahan ini agar jangan sampai merugikan masyarakat miskin.(JO)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top