Modus

Sopir Mabuk yang Tewaskan Dua Orang Pedagang di Jalan Antasari Jadi Tersangka

Dua warung dagangan di Jalan Pangeran Antasari, Kota Bandar Lampung, yang hancur dihantam minibus pada Jumat pekan lalu/Net

BANDAR LAMPUNG – Usai menjalani serangkaian pemeriksaan pihak kepolisian, sopir Mitsubishi Expander (minibus) Nurhadi (35), yang menabrak warung dagangan hingga dua orang pemiliknya tewas, di Jalan Pangeran Antasari, Kota Bandar Lampung, akhirnya ditetapkan tersangka dalam kasus kecelakaan maut tersebut.

Polisi menjerat sang sopir dengan pasal kelalaian serta mengemudi dalam keadaan mabuk.

Nurhadi ditetapkan tersangka oleh pihak penyidik setelah menjalani serangkaian pemeriksaan di Ruang Unit Lakalantas Polresta Bandar Lampung. Dalam pemeriksaan polisi, Nurhadi mengaku mengemudikan kendaraannya dengan kecepatan tinggi serta dalam keadaan mabuk hingga merenggut korban jiwa.

Baca Juga:  Pemerkosa Anak Kandung Dituntut 15 Tahun Penjara

“Saya dan tujuh orang teman, hendak pulang usai mengunjungi tempat hiburan malam, di kawasan Telukbetung Selatan. Karena dibawah pengaruh minuman keras, saya tidak bisa mengendalikan laju kendaraan yang saat itu berada diatas jembatan layang, serta masuk ke jalan menikung hingga terjadi kecelakaan,” aku Nurahadi, kemarin.

Sementara itu, Kasatlantas Polresta Bandar Lampung, Kompol Syouzhar Nanda Mega, menetapkan sang supir sebagai tersangka, karena dianggap lalai serta mengemudikan kendaraannya dalam kondisi mabuk minuman keras.

“hal itu diperkuat polisi setelah melakukan pemeriksaan terhadap urine tersangka yang positif mengandung alcohol,” kata Kompol Syouzhar.

Selain menetapkan sang sopir sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan maut tersebut, polisi juga mengamankan satu buah minibus bernomor polisi BE 1440 milik tersangka sebagai barang bukti.

Baca Juga:  PDAM Way Rilau Tambah 60 Saluran Air Bersih

Sebelumnya, peristiwa kecelakaan itu sendiri terjadi saat minibus yang dikendarai tersangka melaju dengan kecepatan tinggi saat berada di atas jembatang layang dan masuk ke jalan menikung, hingga menabrak dua warung dagangan di Jalan Pangeran Antasari, Kota Bandar Lampung pada Jumat pekan lalu.

Dalam peristiwa kecelakaan itu, dua orang pemilik warung bernama Umar Said dan Aldi Saputra, meninggal dunia meski sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis.(TS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top