Modus

Siswi SMAN 2 Natar yang Ditemukan Tewas di Stadion Kalianda Akibat Over Dosis

Pelaku FS alias Fe’i, warga Desa Kalisari, Kecamatan Natar, di Mapolres Lampung Selatan/EDI/Suluh

KALIANDA – Kepolisian Resor (Polres) Lampung Selatan (Lamsel) menggelar press release pengungkapan atas penemuan mayat sekitar 200 meter dari Stadion Jati Kalianda, beberapa minggu lalu, Rabu (27/11).

Kasat Reskrim Polres Lamsel, AKP Try Maradona, mewakili Kapolres Lamsel, mengungkapkan bahwa korban dan pelaku menggunakan narkoba dan sempat berhubungan sexs diluar nikah seharian.

Pada hari Rabu (6/11), sekira pukul 05.40 WIB saksi (Rona) pada saat melaksanakan olah-raga pagi, menemukan sesosok mayat perempuan di pinggir jalan umum Dusun Simpur Jaya, Stadion Desa Kedaton, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan dengan posisi terlentang dengan menggunakan baju berwarna hitam dan mengenakan celana panjang berwarna cream.

Baca Juga:  Curi Komputer di SMPN 1 Palas, Oknum PNS Diciduk Polisi

Kemudian saksi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kalianda, Lalu, Polsek Kalianda menghubungi Tim Inafis Polres Iampung Selatan untuk diIakukan olah TKP, setelah diIakukan olah TKP ditemukan kondisi mayat dengan mulut terbuka dan mengeluarkan busa.

“Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Hi. BOB BAZAR, SKM Kalianda untuk di Iakukan Otopsi,” bebernya.

Pada saat tim sudah melakukan serangkaian penyelidikan terkait temuan mayat tersebut dan sudah mengantongi ciri-ciri serta identitas yang diduga pelaku, sebelum dilakukan penangkapan, pelaku sudah menyerahkan diri ke Polsek Natar.

Seorang wanita muda ditemukan tergeletak tak bernyawa di sekitar Stadion Pagar Alam, Jati Indah, Kalianda Lampung Selatan/EDI

Diketahui bahwa sebelumnya, tersangka memberikan narkoba jenis sabu dan inex kepada korban sehingga mengalami over dosis serta mengakibatkan korban meninggal dunia.

Baca Juga:  Satpam Perumahan Ini Punya Hobi Curas

Karena pelaku panik, selanjutnya korban dibuang di pinggir dengan tujuan menghilangkan jejak.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, penyidik masih melakukan pengembangan terkait tewasnya gadis yang biasa dipanggil Via Ndut (19), warga Dusun Banjar Sari, Natar.

Dan untuk pelaku FS alias Fe’i (26), warga Desa Kalisari, Kecamatan Natar, diganjar dengan Pasal 340 Jo Pasal 338 Jo Pasal 55 Ayat (I) KUHPidana dengan ancaman diatas 12 tahun penjara.(EDI)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top