Iklan
Bandar Lampung

Sidak Makanan, BPOM Temukan Produk Makanan Mengandung Olahan Daging Babi

Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Bandar Lampung, bersama dinas kesehatan, dinas ketahanan pangan, dan dinas perdagangan, melakukan inspeksi mendadak di beberapa pusat perbelanjaan modern/JO/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Menjelang Natal dan Tahun Baru 2019, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Bandar Lampung, bersama dinas kesehatan, dinas ketahanan pangan, dan dinas perdagangan, melakukan inspeksi mendadak di beberapa pusat perbelanjaan modern, Rabu (19/12).

BPOM di Bandar Lampung, melakukan pemeriksaan makanan di Toko Chandra Superstore Mall Boemi Kedaton, petugas BPOM dengan teliti memeriksa kemasan, tanggal kadaluarsa, nomor registrasi, dan kandungan makanan.

Makanan kemasan yang sudah dijadikan parcel juga tak luput dari pemeriksaan. Hasilnya petugas tidak menemukan makanan yang tidak layak dikonsumsi.

Baca Juga:  Ketua DPRD Lampung Dinilai Berpihak

Usai memeriksa makanan kemasan di parcel, petugas bergerak ke bagian display dan menemukan sejumlah produk makanan yang mengandung olahan daging babi bercampur dengan makanan berlabel halal.

Sementara untuk bahan tambahan makanan, petugas menemukan nomor registrasi BB-POM yang tidak terdaftar.  Petugas BPOM memeriksa nomor registrasi dengan menggunakan aplikasi BPOM mobile.

Produk makanan dengan kemasan rusak dan nomor bb pom yang tidak terdaftar selanjutnya diamankan oleh petugas.

“Banyaknya produk makanan yang beredar menyambut natal dan tahun baru, masyarakat diimbau untuk waspada dan teliti sebelum membeli. Untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan,  warga diimbau untuk memeriksa beberapa hal seperti kemasan, label, izin edar, dan tanggal kadaluarsa produk makanan. Serta menginstal aplikasi mobile BPOM pada handphone di playstore,” ungkap Kabid Pemeriksaan BPOM Bandar Lampung, Tri Sugiarto.

Baca Juga:  Paripurna HUT RI ke-73, Kursi DPRD Provinsi Lampung Sepi

Sementara itu, pihak retailer turut mengapresiasi sidak yang dilakukan oeh BPOM, adanya temuan produk makanan yang belum terdaftar di BB-POM dan belum memiliki izin edar menjadi bahan pelajaran untuk lebih berhati-hati dalam menerima produk yang tidak sesuai dengan SNI atau Standar Nasional Indonesia.

Bahkan beberapa pengunjung mengaku merasa nyaman berbelanja di Chandra Superstore, karena melalui sidak BPOM , produk-produk makanan yang mereka beli sudah aman dan halal dikonsumsi.(JO)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top