Bandar Lampung

Siapa Hakim yang Pimpin Sidang Kasus Korupsi PT Topcars Indonesia?

Siapa Hakim yang Pimpin Sidang Kasus Korupsi PT Topcars Indonesia?
Siapa Hakim yang Pimpin Sidang Kasus Korupsi PT Topcars Indonesia?

Persidangan/Ilustrasi

Suluh.co – Kejaksaan Tinggi Lampung melimpahkan berkas perkara korupsi yang melibatkan PT Topcars Indonesia ke Pengadilan Negeri Tipikor Tanjungkarang pada Rabu kemarin, 2 Desember 2020.

Kepala Seksi Penerangan Hukum pada Kejaksaan Tinggi Lampung Andrie W Setiawan mengatakan, lembaganya tinggal menunggu penetapan proses persidangan dari Ketua Pengadilan Negeri Tanjungkarang Timur Pradoko.

“Kami tim Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Lampung Timur dan team Jaksa Penuntut Umum Satgasus Pidsus Kejaksaan Tinggi Lampung sudah melimphakan 3 berkas perkara dalam kasus dugaan korupsi pengadaan kendaraan dinas di Lampung Timur,” tutur Andrie W Setiawan, Kamis, 3 Desember 2020.

Ketua Pengadilan Negeri Tanjungkarang Timur Pradoko mengatakan telah menunjuk hakim untuk menyidangkan berkas perkara itu. “Sudah,” ucapnya kepada Suluh.co.

Baca Juga:  Bupati Lampung Timur Kirim Surat ke BPK RI Minta Salinan Hasil Audit Investigatif dan Diberikan

Informasi yang diterima Suluh.co, penetapan hakim yang memimpin sidang dan jadwal persidangan telah ditetapkan oleh pengadilan.

Persidangan ini akan dipimpin oleh Hakim Ketua bernama Efiyanto, dengan dua hakim anggota yaitu Ahmad Baharuddin Naim, serta hakim anggota Abdul Gani. Dan akan disidangkan pada Kamis mendatang, 10 Desember 2020.

Perkara korupsi ini diketahui berkenaan dengan pengadaaan kendaraan dinas Bupati dan Wakil Bupati Lampung Timur, diadakan saat kepemimpinan bupati Tauhidi di tahun 2016 lalu. Dan terealisasi saat kepemimpinan bupati Chusnunia Chalim. Pengadaan kendaraan dinas sebesar Rp2 miliar lebih ini dimenangkan oleh PT Topcars Indonesia.

Lelang tender pengadaan mobil Toyota Land Cruiser Prado dan Toyota Harrier tersebut, diduga penyidik kejaksaan telah dikondisikan terlebih dahulu.

Penanganan kasus korupsi tersebut memakan waktu yang cukup lama –untuk sampai pada pelimpahan tahap dua di 2020 ini. Proses penyelidikannya berjalan sejak Juni 2017 lalu.

Reporter: Ricardo Hutabarat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top